Archive for November, 2008

Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak

 

Sumber : www.kepompong.com

Pernah melihat seorang orator beraksi di atas mimbar? Jika dia seorang orator yang handal, kita pasti ikut terpengaruh oleh kata-katanya. Atau seorang pembawa acara yang menghibur lewat kata-katanya, kita pasti tidak bosan mengikuti acara yang dibawakannya. Ketrampilan bicara seorang orator atau pembawa acara handal tidak dicapai dalam sekejap saja. Banyak tahap perkembangan bahasa yang harus dilewati dan tentu saja dengan banyak latihan serta pengalaman. Dan, yang terpenting bagaimana lingkungan memberikan dukungan dan stimulasi sewaktu masa kanak mereka sehingga mereka bisa semahir sekarang ini.

Tentu tidak semua dari kita ingin anaknya menjadi orator atau pembawa acara. Namun, paling tidak semua orangtua pasti ingin anaknya melewati masa perkembangan sesuai tahapan yang diharapkan, termasuk perkembangan bahasanya. Sebelum kita lebih jauh membahas bagaimana menstimulasi perkembangan bahasa anak, ada baiknya kita lihat dulu kemampuan apa yang diharapkan dapat dicapai anak di setiap tahapan usianya.

Usia anak

Perkembangan Bahasa

6
bulan

Berespon ketika dipanggil namanya.

Berespon pada suara orang lain dengan menolehkan kepala atau melihat ke arah suara.

Berespon relevan dengan nada marah atau ramah.

1 tahun

Menggunakan satu atau lebih kata bermakna jika ingin sesuatu, bisa jadi hanya potongan kata misalnya ‘mam’ untuk makan.

Mengerti instruksi sederhana seperti ‘duduk’
Mengeluarkan kata pertama yang bermakna.

18
bulan

Kosa kata mencapai 5-20 kata, kebanyakan kata benda.

Suka mengulang kata atau kalimat.
Dapat mengikuti instruksi seperti “Tolong tutup pintunya!”

2 tahun

Bisa menyebutkan sejumlah nama benda di sekitarnya.

Menggabungkan dua kata menjadi kalimat pendek “Mama bobo”

Kosa kata mencapai 150—300 kata

Bisa berespon pada perintah seperti “Tunjukkan mana telingamu.”

3 tahun

Bisa bicara tentang masa yang lalu.

Tahu nama-nama bagian tubuhnya.

Menggunakan 3 kata dalam satu kalimat.
Kosa kata mencapai 900-1000 kata.
Bisa menyebutkan nama, usia dan jenis kelamin

Bisa menjawab pertanyaan sederhana tentang lingkungannya.

4 tahun

Tahu nama-nama binatang.

Menyebutkan nama benda yang dilihat di buku atau majalah.
Mengenal warna.
Bisa mengulang 4 digit angka.

Bisa mengulang kata dengan 4 suku kata.
Suka mengulang kata, frase, suku kata dan bunyi.

5 tahun

Bisa menggunakan kata deskriptif seperti kata sifat.
Mengerti lawan kata: kecil-besar, kasar-lembut.

Dapat berhitung sampai 10.

Bicara sangat jelas kecuali jika ada masalah pengucapan.
Dapat mengikuti 3 instruksi sekaligus.

Mengerti konsep waktu: pagi, siang, malam, besok, hari ini dan kemarin.

Bisa mengulang kalimat sepanjang 9 kata.

Perkembangan bicara dan perkembangan bahasa

adekBicara dan bahasa sering dicampur-adukkan, tapi sebenarnya ada perbedaan diantara keduanya. Bicara atau speech adalah ekspresi erbal dan meliputi artikulasi, bagaimana suatu kata dibentuk oleh otot-otot bicara. Sedangkan pengertian bahasa atau language lebih luas, mengacu pada keseluruhan sistem mengekspresikan dan menerima informasi secara bermakna. Kendati masalah dalam perkembangan keduanya berbeda, mereka bisa saling tumpang tindih. Misalnya, anak dengan perkembangan bahasa bisa mengucapkan kata dengan baik tapi tidak bisa menggabungkan kata untuk membuat kalimat. Atau sebaliknya anak dapat menggunakan kata untuk mengekspresikan pemikirannya tapi artikulasinya kurang jelas.

Namun keterlambatan keduanya dapat sama-sama dideteksi dari awal dengan mengenali gejala-gejalanya sebagai berikut (dikutip dari Mary L. Gavin, MD, and Anne M.Meduri,MD – dua ahli kesehatan dan perkembangan anak):

  • Bayi yang tidak berespon pada suara di sekitarnya.
  • Anak tidak menggunakan bahasa tubuh seperti menunjuk benda atau melambaikan tangan ‘bye-bye’ di usia 12 bulan.
  • Anak lebih banyak menggunakan bahasa tubuh daripada bicara di usia 18 bulan.
  • Anak tidak bisa meniru bunyi di usia 18 bulan.
  • Anak hanya dapat meniru ucapan atau tindakan dan tidak menghasilkan kata secara spontan di usia lebih dari 2 tahun.
  • Anak hanya mengulang bunyi atau kata tertentu dan tidak dapat menggunakan bahasa oral untuk berkomunikasi melebihi dari kebutuhannya sehari-hari, misal minta minum, di usia lebih dari 2 tahun.
  • Tidak mampu mengikuti instruksi sederhana di usia lebih dari 2 tahun.
  • Tidak dimengerti bicaranya. Seharusnya di usia 2 tahun, orang lain dapat mengerti apa yang dikatakan anak paling tidak setengahnya.

Jika anak menunjukkan gejala ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter anak dan psikolog perkembangan anak untuk segera dideteksi gangguan dan penanganannya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan keterlambatan dalam perkembangan bicara dan bahasa ini. Ada faktor yang sifatnya fisiologis seperti gangguan pada organ oral seperti pada otot lidah, gangguan pada cara kerja otak, gangguan pendengaran atau infeksi telinga. Faktor-faktor lainnya adalah kurangnya stimulasi yang diberikan pada anak. Ada kasus dimana seorang anak belum dapat bicara sampai usia 4 tahun karena lebih dari dua tahun pertamanya, anak tersebut hanya ‘berteman’ dengan televisi setiap hari.

Sebagaimana perkembangan pada aspek-aspek lain kemampuan anak, perkembangan bicara dan bahasa merupakan gabungan dari nature dan nurture. Jadi selain ada potensi bawaan anak juga perlu adanya stimulasi yang kaya dan tepat dari lingkungan agar perkembangannya optimal. Berikut beberapa ide untuk menstimulasi anak:

  • Luangkan banyak waktu untuk berkomunikasi dengan anak. Ajak bicara, bernyanyi dan menirukan bunyi atau bahasa tubuh.
  • Bacakan buku cerita pada anak setiap hari 1-2 buku yang sesuai dengan usianya.
  • Gunakan setiap situasi yang ditemui sehari-hari, misalnya menyebutkan nama-nama sayur sewaktu berbelanja di hipermaket. Ajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana yang dapat dipahami anak.
  • Terangkan apa yang sedang dilakukan “Ini Mama sedang memasak kue kesukaanmu.”
  • Tidak membiasakan menggunakan baby talk seperti mimik untuk minum atau pus untuk kucing.
  • Sediakan alat permainan yang menstimulasi anak untuk bicara seperti telepon mainan.

Perkembangan kemampuan baca-tulis (literacy)

Perkembangan awal kemampuan baca-tulis anak sebenarnya meliputi beberapa tahapan belajar yang berbeda cara dan waktunya bagi setiap anak. Umumnya penguasaan baca-tulis terjadi di rentang usia 5 sampai 8 tahun. Di luar keunikan anak dalam pencapaian baca-tulisnya, orangtua tetap dapat memberikan stimulasi untuk mengoptimalkan perkembangan kemampuan ini asalkan bebas dari unsur pemaksaan. Berikut beberapa ide yang dapat bermanfaat untuk menstimulasi anak, paling tidak agar ia menyukai aktivitas baca-tulis terlebih dulu:

  • Mengunjungi toko buku atau perpustakaan secara rutin. Biarkan anak memilih dan melihat-lihat buku yang ia sukai. Sebelum usia 5-6 tahun, tidak masalah jika anak hanya ‘membaca’ gambar.
  • Membacakan buku setiap hari pada anak dengan tujuan agar ia melihat bagaimana cara membaca. Sesekali beri kesempatan padanya untuk ‘membaca’ dan ganti orangtua yang mendengarkan.
  • Contohkan perilaku membaca dan tunjukkan betapa menyenangkannya membaca itu, misalnya ayah/ibu membaca koran setiap hari dan tunjukkan banyak berita menarik di dalamnya.
  • Untuk mengembangkan kemampuan menulis, mulailah dari bentuk komunikasi tulisan yang sederhana dulu, yaitu menggambar. Ajak anak menggambar dan nanti lama-kelamaan menuliskan sesuatu semampunya untuk tujuan tertentu, misalnya mengirim gambar atau surat untuk nenek di luar kota dan menuliskan pesan singkat untuk ayah yang pulang malam.

Orangtua adalah guru pertama dan guru yang paling berpengaruh pada anak. Jadi bagaimana orangtua pertama kali memperkenalkan baca-tulis sangat menentukan bagaimana pandangan anak tentang hal ini. Jika penuh paksaan yang berlebihan dari usianya, maka anak justru malah membenci baca-tulis. Sebaliknya, jika disampaikan dengan cara menyenangkan, anak pun akan suka dan kemampuan ini akan berkembang dengan sendirinya. ***

Vera Itabiliana K. Hadiwidjojo, Psi.

 

KURMA … Khasiat Tiada Terduga

Sumber : www.dtjakarta.or.id

Image

“Siapa pun yang pagi-pagi makan tujuh buah kurma ‘Ajwah, maka pada hari itu dia tidak  mudah keracunan dan terserang penyakit.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Apakah yang terbayang  dibenak kita menjelang berbuka puasa ? Es campur, jus, kolak, kue yang manis-manis atau beragam makanan yang menggiurkan lainnya !!! Tidak bisa dipungkiri, sederer minuman dan penganan itulah yang muncul ketika kita berniat membatalkan puasa. Memang, buka puasa dengan beragam minuman dan makanan seperti itu hal yang lumrah dan wajar. Namun, bukankah minuman dan penganan tersebut memiliki efek samping yang kurang bagus disaat tubuh istirahat dari makan dan minum selama seharian penuh ???

Untuk menghindari  hal negatif itulah, Rasullah s.a.w, jauh-jauh hari memberi saran yang sangat bermanfaat bagi yang sedang berpuasa. Sabdanya, “Apabila salah seorang diantara kamu puasa, hendaklah berbuka dengan kurma , bila tidak ada hendaklah dengan berbuka dengan air, sesungguhnya air itu bersih.” (H.R. Ahmad dan Tarmidzi). Bahkan, dalam kondisi tidak berpuasa pun (diluar bulan suci Ramadhan), buah kurma memiliki faedah yang sangat besar untuk kesehatan tubuh kita.

Kurma adalah sejenis tumbuhan palem (palma) atau dalam bahasa latinnya lebih dikenal dengan phonex dactylifer yang berbuah dan boleh dimakan, baik dalam keadaan masak maupun masih mentah. Berdasarkan penelitian para ilmuwan, kurma kaya dengan protein, serat gula, vitamin A dan C serta mineral seperti zat besi, kalsium, sodium dan potasium. Kandungan protein didalam kurma sebesar 1.8 – 2.0 persen, serat sebanyak 2.0 – 4.0 persen dan gula sebesar 50 – 70 persen glukosa.

Dengan kandung gula seperti itu, kurma mampu memberi tambahan tenaga bagi orang yang berbuka puasa hingga ia akan merasa segar dan bertenaga uuntuk beribadah tanpa rasa letih ataupun mengantuk. Biasany, bagi yang merasa letih dan mengantuk disaat melaksanakan shalat tarawih disebabkan karena makanan yang dikosumsi kebanyakan mengandung karbohidrat yang tidak menyediakan tenaga instant (tambahan). Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut, buah kurma adalah jawabannya.

Kenapa ? Sebab, sebagaimana penelitian yang dilakukan Badan Kesahatan Dunia (WHO), zat gula yang ada didalam kurma itu berbeda dengan gula pada buah-buahan lain seperti gula tebu atau gula pasir yang biasa mengandung sukrosa dimana zat itu langsung diserap kedalam tubuh. Hal ini membuat gula itu harus dipecahkab terlebih dahulu oleh enzim sebelum berubah menjadi glukosa. Sebaliknya, kurma tidak menbutuhkan proses demikian.

Sementara potasium didalam kurma berguna untuk mengatasi masalah stress, sembelit dan lemah otot. Tidak hanya itu, berkat zat besi dan kalsium yang ada pada kurma, orang bakal terhindar dari penyakit yang beresiko tinggi seperti penyakit jantung dan kencing manis.

kurma1

Bila dimakan oleh anak-anak, maka kurma memberi khasiat untk mencerdaskan otak mereka. Cukup beralasan, bila Rasullah s.a.w menganjurkan bagi para isteri yang mengandung untuk makan buah kurma. Kata Nabi, “Berilah makan buah kurma kepda isteri-isteri  kamu yang sedang hamil, karena isteri-isteri kamu yang sedang hamil. Karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir kelak akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas. Sesungguhnya makanan Siti Maryam takkala melahirkan Nabi Isa a.s adalah buah kurma. Sekiranya, Allah s.w.t., menjadikan suatu buah yang lebih baik dari pada buah kurma, maka Allah telah memberi makan buah itu kepada Siti Maryam.” (H.R. Bukhari)

Adalah Q.S. Maryam, ayat 25-26 perihal Siti Maryam yang disinggung Nabi diatas. Firman Allah, “Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, maka pohon itu akan menggugurkan buah yang masak kepadamu, maka makan serta minumlah dan bersenang hatilah kamu.”

Waktu itu, dikisahkan Siti Maryam hendak melahirkan Nabi Isa a.s dibawah pohon kurma. Lalu Malaikat Jibril datang dan menyuruh Maryam menggoncangkan pohon kurma. Buah kurma yang matang itu berjatuhan. Dan Maryam pun memakan buah kurma yang telah masak tersebut. Atas izin Allah s.w.t dan kebesaran- NYA, proses persalinan atau kelahiran Nabi Isa a.s menjadi mudah.

kurma2

Berdasarkan hadis Rasullah dan firman Allah diataslah, kurma snagt berkhasiat bagi wanita yang sedang hamil dan nifas (setelah melahirkan). Hal ini diperteguh olah para ahli kedokteran bahwa unsur zat besi dan kalsium yang terdapat di dalam buah kurma adalah unsur yang sangat berguna untuk membentuk dan menambah kandungan air susu ibu. Lebih dari itu, anak-anak balita pun dapat mengambil manfaat dari buah yang biasa tumbuh didaerah Arab ini. Dengan kurma, pertumbuhan anak-anak dan sumsum tulangnya akan berkembang dengan baik.

Wajar bila Rasullah s.a.w memberikan tips untuk makan tujuh butir kurma setiap harinya supaya terhindar dari segal penyakit fisik. Mengapa Nabi menyebut kurma ‘Ajwah didalam sabdanya..

Berdasarkan asbabul wurud (sebab-sebab turunnya suatu hadist) disebutkan dulu Nabi Muhammad s.a.w kalau berbuka puasa yang dimakan adalah kurma. Kurma yang dimakan itu diberi nama ‘ajwah (ajua). Ceritanya, pada saat itu ajua adalah nama anak Salaman Alfarisi, orang nasrani yang akhirnya masuk Islam. Dia mewakafkan lahan kurmanya untuk perjuangan Islam. Untuk mengenang jasa-jasanya itu, akhirnya Rasul menamakan kurma yang dimakannya saat berbuka puasa sebagai kurma ajua. Bahkan, dalam hadist yang lain Beliau sendiri sempat menyatakan, “Rumah yang tidak ada kurmanya seperti rumah yang tidak ada makanan.” Perkataan Rasullah tersebut menunjukan betapa pentingnya khasiat yang dapat diambil dari buah kurma. Sehingga, setiap keluarga mesti menyimpan kurma sebagai penganan wajib dirumahnya. Oleh arena itu, kita seharusnya memakan buah kurma bukan hanya dibulan puasa saja, tapi juga menjadikan kurma makanan sehari-hari. Entah itu dimakan pagi hari sebagaimana yang pernah dianjurkan Nabi diatas atau sebagai makanan ringan ketika sedang santai.

Dengan cara begini, kita tidak hanya mendapatkan kesehatan tubh tpi juga memperoleh pahal karena menjalankan sunnah Rasullah s.a.w. Wallahu’alam bil shawab.

( Majalah Hidayah, MUAZ )

Tahukah Anda ….

  • Satu butir kurma kaya akan energi dalam bentuk hidrat arang (6,1 g), serat, potasium (54,3 mg), dan cukup zat besi.
  • Satu dua butir kurma sudah cukup mengganti energi yang berkurang saat puasa. Berdasarkan Data Primer Penelitian Puasa dan Kesehatan 1994 (Puasa dan Kesehatan, Dr.dr.H. Wahjoetomo), perubahan kadar gula darah sebelum dan saat berpuasa relatif kecil (tidak bermakna)
  • Potasium bermanfaat mengatasi kelelahan otot, juga menurunkan tekanan darah tinggi dan risiko stroke.
  • Seratnya baik untuk mengatasi sembelit.
  • Tekstur serat pada kurma cukup halus, aman untuk lambung sensitif atau radang usus.
  • Kombinasi zat besi dan hidrat arang baik bagi penderita anemia dan lesu kronis.

Keterangan :

  • Autolisis : Proses dimana tubuh mulai mencerna sel-selnya sendiri. Pada proses puasa, yang dicerna adalah sel-sel yang sudah rusak, usang, mati, atau abnormal.
  • Glikogen : Kelebihan zat makanan yang diubah dan disimpan dalam hati sebagai cadangan energi.
  • Glukosa : Bentuk gula sederhana hasil penguraian hidrat arang yang dapat diubah menjadi energi.
  • Asam-asam amino : Senyawa organik hasil penguraian protein yang dapat diubah menjadi energi.
  • Ketone : Senyawa organik hasil metabolisme lemak yang dapat diubah menjadi energi.

Menjadi ibu serba tahu …

Menjadi ibu serba tahu… adalah cita-citaku dulu. Sebelum menikah, aku memang berpikir ideal sekali, kelak jika menjadi ibu… aku ingin seperti ensiklopedia, jika anakku bertanya tentang apa saja, aku bisa menjawabnya. Untuk itu aku rajin membaca untuk menambah wawasan dan pengetahuanku. Aku juga bercita-cita agar anakku menjadikan aku sebagai tempat bertanya karena ibunya ini senantiasa dapat memberikan jawaban terhadap setiap hal yang ingin diketahuinya.

ummu & kakakKetika memiliki anak pertama, aku masih bisa menjalankan rencana-rencana idealku. Sistem pengasuhan anak yang baik yang kubaca dan kupelajari dari buku-buku, dari seminar-seminar ataupun dari ngobrol-ngobrol dengan teman kucoba terapkan. Dengan dibantu satu orang pengasuh, alhamdulillah sejauh itu berjalan dengan baik. Sang pengasuh pun dapat menyesuaikan diri dengan pola asuhanku. Perkembangan putri pertamaku menurutku cukup bagus, umur sepuluh bulan dia sudah bisa mengucapkan beberapa kata dengan jelas (yang menggunakan konsonan seperti k,l,r masih cadel). Dan kata yang paling sering terlontar dari bibir mungilnya adalah “apa itu ?”, diucapkannya dengan sangat jelas.

Aku senantiasa menjawabnya dengan serius… yang kutahu apa yang kukatakan itu akan terekam di memory nya walaupun saat itu mungkin ia belum paham.

Untuk membeli mainan, aku tidak pelit tetapi selektif. Menonton televisi benar-benar kubatasi, bahkan sehari hampir bisa dikatakan tidak menonton. Yang kuanjurkan kepada pengasuhnya adalah bermain. Bila malam menjelang tidur,aku biasa bercerita kepadanya tentang budi pekerti yang diperankan oleh tokoh-tokoh fabel. Dia menyimak cerita yang kukarang sendiri itu dengan serius. Setelah itu baru dia tertidur. Doa-doa pendek yang kami ajarkan kepadanya dapat dihafalkannya. Demikian juga urutan huruf hijaiyah, walaupun dia belum mengenal bentuknya.

Setelah mempunyai anak kedua, perhatianku mulai terbagi. Ketika umur putriku 3 tahun, adiknya lahir. Segala idealisme yang coba kuterapkan mulai berantakan karena kesibukan yang bertambah. Sang kakak mulai merasa kurang diperhatikan, terkadang dia menunjukkan sikap yang kurang terpuji… saat itu dilakukannya, tak jarang aku marah. Tetapi begitu tersadar aku tahu dia hanya mencari perhatianku yang belakangan banyak tertuju kepada adiknya. Ditambah lagi belum ketemu nya pengasuh baru yang cocok dengannya.

Sekarang alhamdulillah, seiring bertambah besar adiknya, kesibukan sudah dapat disiasati dan pengasuh yang cocok, aku mulai bisa berbenah lagi. Aku sudah memiliki waktu khusus untuk mengajarinya membaca, menulis, mewarnai dan menggambar. Dan hal baru yang kami coba ajarkan saat ini adalah bahasa inggris, dimulai dari ucapan-ucapan biasa.

Kini putriku sudah memasuki usia 4 tahun, dan alhamdulillah dia sudah pandai membaca huruf latin dan sudah mengenal seluruh huruf hijaiyyah. Sikap kritis dan berani ada padanya. Kepada siapa saja walaupun baru pertama sekali bertemu, dia tidak segan-segan mengajak ngobrol. Dan bagiku sendiri, dia sekarang teman ngobrol yang menyenangkan, sudah dapat diajak berbicara tentang apa saja. Alhamdulillah… terima kasih Allah.

abi & adekBerbeda dengan adiknya, sudah memasuki usia 14 bulan saat ini kosakata yang bisa diucapkannya adiknya bisa dibilang masih sangat minim. Dia hanya bisa mengucapkan ujung-ujungnya saja, misalnya ummi hanya diucapkannya mmmi, mau diucapkannya mmma. Tetapi sang adik ini jika diinstruksikan sesuatu dia paham, misalnya “pakai sandalnya, dek”, “duduk”, “cuci tangannya”, dll.
Idealisme ku dalam pengasuhan kedua anakku memang berbeda, ketika anak pertama hal itu kupegang kuat-kuat, tetapi ketika anak kedua, inginnya sih tetap kupegang kuat-kuat, tetapi karena keterbatasanku… aku sedikit longgar memegangnya. Apakah karena hal itu perkembangan mereka juga berbeda… aku tidak tahu. Tetapi saat ini… aku akan berusaha semampuku untuk kembali menguatkan ikatan itu. Dengan izin dan pertolongan Allah tentunya. Karena sangat lekat diingatanku, apakah ini pesan atau pernah kubaca dibuku, “Jangan sampai lupa berdoa kepada Allah agar anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholih dan sholihah, karena Allah lah yang Maha berkehendak.”

Ya Allah, berilah kami petunjuk dan bantulah kami dalam mendidik putra-putri kami, Amin.

Titik Kemuliaan Ibu Rumah Tangga

Sumber : www.oaseislam.com

www.mqmedia.com – “Rasa kasih sayang dalam rumah tangga memerlukan satu poros utama, dan ia adalah wanita yang menjadi ibu rumah tangga. Tanpa kehadiran ibu rumah tangga, maka rumah tangga akan kering tanpa makna.” (Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei)

SESAAT menjelang bunuh diri, aktris kenamaan Hollywood, Marilyn Monroe, menulis sepucuk surat untuk kaum wanita seluruh dunia. Bintang iklan yang juga supermodel paling populer itu menyampaikan sebuah penyesalannya menjalani kehidupan di dunia ini. Salah satu kutipan dalam suratnya tersebut sebagai berikut:

“Waspadailah popularitas wahai wanita. Waspadailah setiap kegemerlapan yang menipumu. Saya adalah wanita termalang di muka bumi ini, sebab saya tidak bisa menjadi seorang ibu. Sesungguhnya wanita itu seharusnya menjadi penghuni rumah utama. Kehidupan berumah tangga dan berkeluarga secara mulia di atas segalanya. Sesungguhnya kebahagiaan wanita yang hakiki adalah dalam kehidupan rumah tangga yang mulia dan suci, bahkan kehidupan berumah tangga adalah simbol kebahagiaan wanita dan manusiawi.”

Marilyn Monroe tak sendirian. Kini, banyak kaum perempuan barat mengikuti penyesalan Marilyn Monroe. Penyesalan ini lahir dari banyak hal yang telah mereka lakukan di luar fitrah mereka. Mereka menyesal atas kesibukannya di luar rumah. Karena kesibukan mereka di luar rumah, keluarga mereka menjadi rentan dihinggapi berbagai masalah.

Penyelewengan, perselingkuhan suami istri, adalah masalah dominan yang kerap mengunjungi mereka. Karenanya, kegoncangan kehidupan rumah tangga, penyelewengan pendidikan anak yang menyebabkan mereka terlantar dan sengsara menjadi pelengkap penyesalan mereka. Tentu, secara fitrah, tak ada seorang wanita (ibu) yang tak menangis hatinya saat melihat anak-anaknya memiliki moral yang rusak, bebas berzina, hamil di luar nikah, aborsi, dan lain-lain. Tapi, inilah yang terjadi di barat sana.

Kaum wanita yang hidup dalam liberalisme barat mulai menyadari bahwa persamaan, kesetaraan, dan kebebasan yang didengungkan banyak kaumnya di negeri mereka, sebetulnya telah merampas kebahagiaan dan fitrah mereka sendiri. Mahmud Mahdi Al Istambuli menyampaikan kabar kesadaran mereka itu sebagai berikut: “Mereka baru-baru ini mulai mengajukan persamaan dengan wanita Muslimah, sesudah mereka tahu apa tujuan di balik semboyan-semboyan dan slogan-slogan bohong itu. Wanita-wanita barat rindu mendapatkan kehidupan sebagaimana dialami wanita di negeri Islam. Mereka menuntut persamaan dengan kehidupan para Muslimah itu.”

ibu-rtMONROE berharap menjadi seorang ibu yang baik. Bahkan, ia menyatakan sendiri bahwa kebahagiaan hakiki seorang wanita adalah ketika ia mampu menjadi ibu, yang berkiprah total dalam kehidupan rumah tangga dan keluarganya. Berkhidmat dan taat sepenuhnya kepada suami, melahirkan anak, mendidiknya, membesarkannya, menjadikan mereka generasi yang taat kepada orangtua, dan generasi penerus perjuangan yang akan mampu mewujudkan peradaban mulia.

Tentu, Monroe dan banyak kaum wanita yang kemudian menyadari kekeliruannya selama ini, melihat sebuah kemuliaan dalam status itu. Dan, secara tidak langsung, ia menyanggah bahwa kebahagiaan hakiki seorang wanita ada dalam gemerlapnya harta, tingginya kedudukan, pesatnya karier, dan lain-lain.

Sesungguhnya, yang Monroe lihat adalah sebuah kebenaran. Kebenaran yang selama ini diajarkan Islam. Ajaran yang menempatkan wanita, terutama ibu, dalam posisi yang sangat mulia.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, “Anda yang beraktivitas di luar rumah, baik Anda sebagai dokter, dosen di perguruan tinggi, atau profesi-profesi akademis lainnya yang pada tempatnya tentu relevan, tetap harus memberikan kiprahnya di dalam rumah. Masalah keibuan, status sebagai istri, rumah dan rumah tangga, semuanya merupakan hal amat fundamental dan vital. Anda bukanlah wanita yang sempurna jika Anda tidak menangani urusan di dalam rumah. Rasa kasih sayang dalam rumah tangga memerlukan satu poros utama, dan itu ialah wanita yang menjadi ibu rumah tangga. Tanpa kehadiran ibu rumah tangga, maka rumah tangga akan kering tanpa makna.”

Dr. Mien Uno, salah seorang tokoh perempuan negeri ini mengungkapkan hal senada. “Saya menganggap bahwa ibu rumah tangga adalah karir yang sangat terhormat. Akan tetapi, banyak masyarakat kita yang berpendapat bahwa status ibu rumah tangga bukanlah karir karena tidak bergerak dalam lingkup publik. Saya tidak mengerti yang dimaksudkan dengan lingkup publik. Bagaimanapun, menurut pendapat saya, justru ibu rumah tangga adalah posisi yang sangat terhormat karena dia melingkupi faktor-faktor sosial dengan keluarga, dengan masyarakat. Dia peletak dasar agama, kemudian sebagai seorang pendidik yang baik. Karenanya, dia berkarir sebagai ibu rumah tangga.”

Sebuah puisi dari Chages, Challenges and Choices: Women in Develompent in Papua New Guinea, mungkin menjadi daftar lanjutan layaknya posisi ibu rumah tangga mendapat tempat terhormat dan mulia. Berikut bait-bait puisi yang dimaksud:

Istriku Yang Tidak Bekerja
Suatu ketika
Siapa yang mengerik sagu?
Siapa merawat ternak itu?
Menjadi tumbuh dan menjual makanannya
Hingga keluarga bertahan
Siapa menimba air di sumur?
Merawat dan menyayang anak-anak itu?
Merawat yang sakit?
Yang pekerjaannya menghabiskan waktu
Yang bagi lelaki untuk minum kopi, merokok, berpolitik dengan temannya?
Siapa hatinya tercurah bagi anak-anak?
Yang perjuangannya
Tak terlihat
Tak terdengar
Tak dihargai
Tak terbantu
Membantu pembangunan?
Siapa peduli untuk bilang
Benarkah Istriku tidak bekerja?

Keterhormatan profesi ibu rumah tangga tentu tidak berhenti di titik itu. Keterhormatan itu akan semakin lengkap manakala seorang ibu rumah tangga mampu mewujudkan tiga struktur rumah tangga, seperti yang diungkapkan Syeikh Muhammad Al-Ghazali, yaitu sakinah, mawaddah dan rahmah.

Menurut Al Ghazali, yang dimaksud sakinah adalah hendaknya seorang ibu rumah tangga harus berpuas hati dengan pasangannya, demikian juga sebaliknya. Mereka harus menanamkan kesetiaan dalam kehidupannya. Seorang ibu rumah tangga sepatutnya tahu kesenangan suami. Menyediakan segala keperluan yang disukainya terlebih dahulu, sebelum meminta sesuatu darinya. Sementara mawaddah, berarti seorang ibu rumah tangga harus berupaya menumbuhkan rasa suka dan duka bersama keluarganya. Dan rahmah, berarti seorang ibu rumah tangga harus senantiasa mendasarkan setiap perilaku dan aktivitasnya di dalam rumah kepada akhlak yang mulia, serta tahu bersyukur atas nikmat yang diperoleh.

Namun demikian, menjadi ibu rumah tangga yang mendapat kehormatan dan kemuliaan memerlukan kelayakan yang cukup.

Wanita yang berhati batu, tidak pandai menaati suami, sering menuntut hak dan mengada-adakan masalah, tetapi gagal menunaikan tanggungjawab, tidak layak mendapat tempat terhormat dan mulia itu. Apalagi ia tidak mampu mewujudkan kehormatan anak-anaknya yang bakal menyambung kehidupan rumah tangga dan mewujudkan peradaban mulia. Kini, dengan catatan daftar kehormatan ibu rumah tangga, masih adakah yang menyebut bahwa ibu rumah tangga sebagai profesi terhina? Wallahua’lam. (Syam/MQ)***

FlexiMilis … Praktis dan Hemat !!!

flexi

Layanan FlexiMILIS merupakan value added service bagi pelanggan TelkomFlexi untuk melakukan pengiriman SMS kepada sekelompok pelanggan TelkomFlexi yang telah didefinisikan terlebih dahulu (analogi dengan layanan mailing list pada email). Pelanggan yang sudah terdaftar dalam suatu komunitas dapat menjadi anggota dalam komunitas lainnya.

Batasan Layanan (Limitation)

  1. Pelanggan hanya diperbolehkan memiliki (sebagai Owner) maksimal 5 (lima) buah MILIS untuk sebuah nomor TELKOMFlexi.

  2. Jumlah member suatu MILIS dibatasi sampai dengan 200 member.

  3. Jika tidak memiliki cukup saldo ketika perpanjangan (atau kondisi lain yang tidak memungkinkan owner untuk melakukan perpanjangan), MILIS yang bersangkutan akan di-blok dan dapat diaktifkan kembali oleh Owner dalam jangka waktu 30 hari.

  4. Nomor COMBO dari suatu nomor induk anggota suatu MILIS dapat mengakses fitur-fitur FlexiMILIS kecuali fitur subscribe dan semua fitur pengaturan FlexiMILIS.

Aktivasi Layanan dan Provisioning

Layanan ini terbuka (normally open) bagi seluruh pelanggan Flexi, baik Classy maupun Trendy.

Untuk menggunakan layanan FlexiMILIS ini, pelanggan harus menjadi member dari suatu MILIS untuk kemudian mengirimkan SMS dengan format pesan tertentu ke nomor akses FlexiMILIS.
FlexiMILIS menyediakan askes melalui Web dan SMS.

SMS FlexiMILIS (No Akses 333)

Layanan FlexiMILIS dapat diakses dengan cara mengirimkan SMS dengan format tertentu ke nomor akses layanan FlexiMILIS yaitu 333 (tripple three).

Melalui akses SMS, pengguna FlexiMILIS dapat diklasifikasikan menjadi 2 kelompok, yaitu:

a. Owner (Fitur Pengaturan FlexiMILIS)

Owner adalah pelanggan yang mengajukan pembentukan suatu grup dan sekaligus bertindak sebagai pengelola grup FlexiMILIS.

Fitur-fitur pengaturan FlexiMILIS yang dapat diakses Owner via SMS beserta syntax dan contohnya dapat dilihat berikut ini:

 
Fitur

1. Fitur : Cek ketersediaan nama MILIS

Deskripsi : Fitur check bermanfaat bagi calon pelanggan untuk mengetahui status ketersediaan suatu FlexiMILIS
Syntax : check [nama list]
Contoh : check elektro07

2. Fitur : Membuat MILIS

Deskripsi : Fitur check bermanfaat bagi calon pelanggan untuk mengetahui status ketersediaan suatu FlexiMILIS
Syntax : create [nama list] [username] [passwordcheck [nama list]
Contoh : create elektro07 adam bukapintu

3. Fitur : Mengundang Anggota

Deskripsi : Fitur invite bermanfaat bagi pelanggan untuk mengundang calon member untuk bergabung dalam suatu FlexiMILIS.
Syntax : invite guest@[nama list]
Contoh : invite 0227070XXXX@elektro07

4. Fitur : Menambah Anggota

Deskripsi : Fitur add digunakan untuk memasukkan member pada suatu FlexiMILIS tanpa mengundang.
Syntax : add guest@[nama list]
Contoh : add 0227070XXXX@elektro07

5. Fitur : Menyetujui Penambahan Anggota

Deskripsi : Fitur approve digunakan untuk memasukkan member pada suatu FlexiMILIS.
Syntax : approve guest@[nama list]
Contoh : approve 0227070XXXX@elektro07

6. Fitur : Menolak Penambahan Anggota

Deskripsi : Fitur reject bermanfaat bagi pelanggan untuk menolak pendaftaran dari calon member pada suatu FlexiMILIS.
Syntax : reject guest@[nama list]
Contoh : reject 0227070XXXX@elektro07

7. Fitur : Menghapus Keanggotaan

Deskripsi : Fitur drop berguna bagi pelanggan untuk mengeluarkan member dari suatu FlexiMILIS
Syntax : drop member@[nama list]
Contoh : drop 0227070XXXX@elektro07

8. Fitur : Menghapus MILIS

Deskripsi : Fitur delete bermanfaat bagi pelanggan untuk berhenti berlangganan FlexiMILIS dengan cara menghapus FlexiMILIS dari sistem.
Syntax : del [nama list]
Contoh : del elektro07

9. Fitur : Memperpanjang Masa Berlaku MILIS

Deskripsi : Fitur renew bermanfaat bagi owner untuk memperbaharui FlexiMILIS yang sudah berstatus blocked, karena owner tidak memperpanjang masa berlaku (not enough credit, grace, etc)
Syntax : renew [nama list]
Contoh : renew elektro07

10. Fitur : Informasi Status MILIS

Deskripsi : Fitur info bermanfaat bagi pelanggan untuk mengetahui status
FlexiMILIS yang digunakannya (aktif atau blok)
Syntax : info ( nama list )
Contoh : info elektro07

Catatan : fitur yang dicetak red-bold pada tabel di atas adalah fitur utama untuk menggunakan FlexiMILIS

b. Member (Fitur Pengiriman dan Informasi FlexiMILIS)

User member hanya dapat melakukan akses melalui SMS untuk melakukan pengiriman pesan SMS ke grupnya. Pengajuan sebagai anggota grup dilakukan dengan mengajukan diri sebagai grup terntentu. Jika permintaan tersebut di setujui oleh owner maka selanjutnya akan menjadi member grup.

Fitur-fitur FlexiMILIS yang dapat diakses oleh Member (dan juga oleh Owner) via SMS beserta syntax dan contohnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

1. Fitur : Mendaftar menjadi Anggota MILIS

Deskripsi : Fitur subscribe bermanfaat bagi user untuk bergabung pada suatu FlexiMILIS secara mandiri.
Syntax : reg [nama list]
Contoh : reg elektro07

2. Fitur : Keluar dari Anggota MILIS

Deskripsi : Fitur unsubscribe bermanfaat bagi user untuk keluar dari suatu FlexiMILIS secara mandiri.
Syntax : unreg [nama list]
Contoh : unreg elektro07

3. Fitur : Pengiriman Pesan langsung

Deskripsi : Fitur immediate list delivery memungkinkan pelanggan untuk mengirimkan pesan (SMS) ke FlexiMILIS (group) tanpa penjadwalan waktu pengiriman. Dalam hal ini, apabila kondisi memenuhi maka pesan akan segera dikirimkan ke FlexiMILIS tanpa memperhatikan jadwal pengiriman.
Syntax : [nama list];pesan
Contoh : elektro07;test kirim pesan langsung

4. Fitur : Pengiriman Pesan Berjadwal

Deskripsi : Scheduled delivery memungkinkan pelanggan untuk mengirimkan pesan (SMS) ke FlexiMILIS dengan penjadwalan tertentu. Jadi SMS baru akan dikirimkan ke FlexiMILIS apabila jadwal pengiriman sudah dicapai oleh sistem.
Syntax : ddmmyyhhmi;[nama list];pesan
Contoh : 2104070800;elektro07;selamat hari kartini!

5. Fitur : Informasi jumlah dan nomor anggota MILIS

Deskripsi : Fitur list bermanfaat bagi pelanggan untuk mendapatkan informasi jumlah member dalam suatu FlexiMILIS beserta nomor-nomor pelanggan lainnya yang tergabung dalam suatu
list/komunitas.
Syntax : list [nama list]
Contoh : list elektro07

Catatan : fitur yang dicetak red-boldpada tabel di atas adalah fitur utama untuk menggunakan FlexiMILIS

Web FlexiMILIS (http://fleximilis.telkomflexi.com)

Melalui akses web FlexiMILIS, Owner dapat menggunakan fasilitas administrasi grup, akan tetapi tidak dapat melakukan pengiriman pesan.

I. Tarif

Daftar tarif FlexiMILIS adalah sebagai berikut:

a. Create list: tarif pembuatan FlexiMILIS adalah flat satu kali sebesar Rp.2.500,- (+PPN)

b. Perpanjangan masa berlaku suatu FlexiMILIS yang terjadi secara otomatis ketika masa berlaku habis selama 30 hari (autoextention) adalah Free of Charge

c. Immediate/scheduled list delivery: tarif pengiriman pesan melalui FlexiMILIS adalah sesuai dengan paket kelas FlexiMILIS yang dibedakan berdasarkan jumlah member dengan rincian sebagai berikut:

• Kelas I (1 s.d. 5 member) : Rp. 125,- (+PPN)
• Kelas II (6 s.d. 10 member) : Rp. 250,- (+PPN)
• Kelas III (11 s.d. 25 member) : Rp. 1.000,- (+PPN)
• Kelas IV (26 s.d. 50 member) : Rp. 1.750,- (+PPN)
• Kelas V (51 s.d. 100 member) : Rp. 3.250,- (+PPN)
• Kelas VI (101 s.d. 200 member) : Rp. 6.000,- (+PPN)

II. Area Layanan

Area layanan FlexiMILIS adalah seluruh area layanan Flexi secara nasional.

Sumber : www.telkomflexi.com

Combo nya Flexi kini makin gampang !

Kabar baik nih buat pelanggan Flexi … makin mudah dan semakin flexible. Keren euuy…!

COMBO & COMBOPlus

COMBO  merupakan layanan yang memungkinkan pelanggan Flexi Classy atau Trendy untuk mendapatkan nomor Flexi lain di kota yang diminta agar dapat tetap berkomunikasi (voice, SMS dan data) di berbagai kota dalam coverage TELKOMFlexi.

 

COMBOPlus adalah layanan yang memungkinkan sebuah nomor Flexi untuk dapat berlangganan nomor COMBO bulanan. Layanan ini berguna bagi pelanggan Flexi yang beraktifitas rutin di 2 kota berbeda (commuters).

I.      Definisi

1.      Nomor Utama

·        Nomor utama adalah nomor telepon Flexi (cara aktivasi, masa berlaku, tarif dan lain-lain yang mengikuti ketentuan Classy / Trendy yang berlaku) yang merupakan nomor tempat penggabungan tagihan (atau balance) dari layanan COMBO.

·        Jumlah nomor utama adalah 1 (satu) per kartu (handset) pelanggan.

2.      COMBO

Nomor COMBO adalah nomor telepon Flexi yang memiliki masa berlaku temporer 3 (tiga) hari.

3.      COMBOPlus (COMBO Berlangganan)

·        Nomor COMBOPlus adalah nomor COMBO Berlangganan yang memiliki masa berlaku 30 hari, maksimum sama dengan masa berlaku nomor Flexi (utama).

·        Jumlah nomor COMBOPlus adalah 1 (satu) nomor per nomor utama.

·       Saat berlangganan COMBOPlus, sebuah nomor Utama pada saat yang sama dapat memiliki 1 (satu) nomor COMBO.

·        Pelanggan akan dikenakan charge biaya registrasi berlangganan COMBOPlus per 30 hari.

·        Jika Nomor Utama adalah Trendy :

o       Pada setiap hari pada 3 hari terakhir sebelum dilakukan charging periodik, nomor utama akan dikirimi notifikasi bahwa nomor COMBOPlus akan diperpanjang dengan tarif tertentu.

o       Jika pada saat perpanjangan, nomor utama Trendy tidak memiliki cukup saldo pulsa untuk perpanjangan (not enough balance), maka nomor COMBOPlus-nya akan dimatikan.

o       Jika nomor induk Trendy sedang berada pada masa Pemeliharaan/ Grace, namun masih memiliki balance yang cukup utk melakukan charging, maka akan tetap akan dikenakan biaya perpanjangan.

o       Nomor COMBOPlus yang dimatikan dapat diaktifkan kembali jika nomor utama sudah:

§         memiliki balance yang cukup; DAN

§         mengirimkan request aktivasi COMBOPlus

§         Proses registrasi ini dikenakan charge registrasi.

II.   Layanan

1.      Voice

·        Melakukan Panggilan

Pelanggan dapat melakukan panggilan (outgoing voice call) ke semua nomor tujuan, kecuali IN (08061, 08091) ketika berada di visiting area menggunakan nomor COMBO.

Nomor yang muncul di handset tujuan adalah nomor COMBO lokasi visiting yang bersangkutan.

·        Menerima Panggilan

Pelanggan dapat menerima panggilan (incoming voice call) dari nomor pemanggil ketika berada di visiting area, baik call yang langsung ditujukan ke nomor COMBO maupun via nomor Utama menggunakan fitur Call Forwarding

 

2.      SMS

·        Pengiriman SMS

Pelanggan dapat melakukan pengiriman SMS (outgoing message) ke semua nomor tujuan, kecuali nomor SMS Premium (SMS Content), ketika berada di visiting area menggunakan nomor COMBO.

·        Penerimaan SMS

Pelanggan dapat menerima SMS (incoming message) dari nomor pengirim ketika berada di visiting area, baik SMS yang ditujukan ke nomor COMBO maupun via nomor Utama menggunakan fitur SMS Forwarding.

 

3.      Data, Content dan Fitur

Akses Internet ke PDN dan WAP dapat Anda dilakukan di visiting area menggunakan nomor COMBO.

Layanan VSMS dapat Anda gunakan di visiting area menggunakan FlexiCOMBO.

Registrasi dan setting layanan FlexiTone dan SMS Premium Flexi (SMS Content Flexi) tidak dapat Anda lakukan di visiting area.

III.           Batasan Layanan

·                    Jumlah registrasi COMBOPlus yang berhasil per nomor Utama adalah 1 (satu) nomor COMBOPlus per bulan.

·                    Ketika memiliki nomor COMBOPlus, nomor Utama hanya bisa menggunakan 1 (satu) nomor COMBO. Jika diperlukan nomor COMBO kota lainnya, maka nomor COMBO yang sebelumnya dinonaktifkan.

·                    Nomor COMBOPlus belum bisa berlangganan layanan FlexiTONE, FlexiSONG, Flextension dan SMS Content.

IV.           Area Layanan

Area layanan yang dapat menjadi area layanan FlexiCOMBO mencakup 152 area layanan TELKOMFlexi yang melingkupi lebih dari 200 kota secara nasional.

V.  Metoda Pembayaran

Classy: Tagihan Anda hanya berada pada Nomor Induk (single bill), walaupun menggunakan banyak nomor COMBO.

Trendy: Saldo pulsa Anda hanya berada pada Nomor Induk (single account), walaupun menggunakan banyak nomor COMBO.

VI.           Pengisian pulsa prepaid di lokasi visit:

Menggunakan e-voucher & ATM : dapat Anda lakukan pada nomor Induk maupun nomor COMBO.

Menggunakan kartu voucher fisik : dapat Anda lakukan di lokasi home maupun di lokasi visit.

VII.       Cara Aktivasi & Berlangganan

1.      Via SMS ke 777

Jenis

COMBO (3 harian)

COMBO Plus (bulanan)

Aktivasi

ON[spasi][KodeArea/NamaKota]

Contoh:

ON 022 atau ON BANDUNG

SUB[spasi][KodeArea/NamaKota]

Contoh:

SUB 022 atau SUB BANDUNG

Deaktivasi

OFF[spasi][KodeArea/NamaKota]

Contoh:

OFF 022 atau OFF BANDUNG

STOP[spasi][KodeArea/NamaKota]

Contoh:

STOP 022 atau STOP BANDUNG

Perpanjang-an

RENEW

(otomatis per 30 hari)

Melihat nomor

LIST

 

2.      IVR & Direct Call Activation

Apabila sudah terlanjur berada di kota tujuan (visiting area) tetapi belum melakukan aktivasi via SMS 777, Anda dapat melakukan aktivasi dengan cara memanggil *777* dan ikuti petunjuk voice yang terdengar

Jika kode area kota visit diketahui, aktivasi dapat dilakukan secara langsung dengan memanggil *777*[KodeArea]#.

Contoh: Pelanggan Jakarta yang sudah berada di Bandung, dapat mengaktivasi COMBO Bandung dengan cara memanggil *777*022#.

 

3.      Call Center TELKOM 147 atau Plasa Telkom

Anda dapat menghubungi TELKOM 147 atau Plasa TELKOM terdekat untuk bantuan operator untuk melakukan aktivasi, deaktivasi dan informasi COMBO.

 

VIII.    Tarif

Tarif layanan COMBO adalah sebagai berikut:

1.      Seluruh pengiriman SMS ke 777 (ON, SUB, OFF, STOP, RENEW, LIST):

sama dengan tarif SMS Flexi to Flexi

2.      Berlangganan COMBO bulanan

a.     Postpaid (Classy)               : Rp. 2.500,-/ 30 hari (exc. PPN)

b.     Prepaid (Trendy)                : Rp. 2.800,-/ 30 hari (inc. PPN)

3.      Berhenti berlangganan COMBOPlus  : Free of charge

4.      Call Forward COMBO                              : Rp. 250 / 30 detik

5.      SMS Forward                                            : Free of charge

6.      Usage dari nomor COMBO                       : sama dengan tarif usage dari nomor utama

Menu Favorite Keluarga

Seperti kebanyakan orang Sumatera Utara, menu favorite keluarga kami adalah “ikan teri sambal” plus “daun ubi tumbuk”. Nah… ini dia… :

Ikan Teri Sambal

teri-sambal

Bahan – bahan :

Ikan teri halus 1 kg (orang luar sumut menyebutnya teri medan)

Kentang 1 kg (dipotong dadu)

Sambal, terdiri dari :

Cabe merah 1/2 kg

Bawang merah 10 siung

Bawang putih 1 siung

Tomat secukupnya

Cara Memasak :

Kentang dan ikan teri digoreng terlebih dahulu, kemudian sambal yang telah digiling (diulek) ditumis hingga matang. Setelah itu campurin deh kentang, ikan teri dan sambal. Hidangan sudah siaap.

Daun Ubi Tumbuk

daun-ubi-tumbuk

Bahan – bahan :

Daun ubi (singkong) ditumbuk kasar

Kincung (combrang) ditumbuk kasar

Rimbang (lenca) ditumbuk kasar

Bumbu, terdiri dari :

Cabe, bawang merah, bawang putih, udang kering, semuanya secukupnya saja tergantung selera, kemudian ditumbuk jadi satu.

Cara Memasak :

Masak santan terlebih dahulu, lalu masukkan bumbu, kemudian daun ubi,kincung dan rimbang. Masak hingga warna daun ubi berubah. Kemudian siaaap disajikan deh.

 

Makan dengan nasi putih hangat… mmmhhh… jadi kangen kampung…!!!

Terima kasih Allah atas cinta yang kami punya …

muslimah181Sosoknya dikenal pendiam, sederhana, simple, sabar dan tidak suka menyusahkan orang lain. Orang yang belum mengenalnya sering menganggapnya dingin, sebenarnya sih itu karena pengaruh sifat pendiamnya yang sangat menonjol. Jika sudah lebih mengenalnya, maka orang mulai tahu bahwa sebenarnya ia cukup humoris dan care. Bagiku sendiri… sifat pendiamnya itu merupakan kekurangan sekaligus kelebihannya.

Pengalaman hidup masa kecil yang cukup keras menempanya menjadi sosok yang tegar dan mandiri. Kemandirian itu jelas sekali terlukis lewat cerita yang sering dikisahkannya pada kami, tak lain agar kami dapat mengambil pelajaran dari kisah tsb. Dulu… kami suka sekali mendengarkannya bercerita, tentang masa kecilnya, masa sekolahnya, bersusah payah agar bisa tetap sekolah dan alhamdulillah dia bisa dikatakan cukup berhasil (bila mendengar kisah perjuangannya)… karena dia berhasil lulus sebagai PNS setamat SMA.

Kemandirian jelas terlihat pada dirinya, segala jenis pekerjaan dapat dilakukannya… termasuk pekerjaan yang biasa dilakukan kaum hawa seperti memasak dan mencuci. Kebetulan sang istri juga bekerja, karena itu dia tidak segan-segan membantu keluarganya dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga. 

Pola pendidikan yang diterapkan pada anak-anaknya pun sangat bagus (menurut anak-anaknya sih), satu hal yang kuingat adalah bahwa dia tidak pernah menyuruh anak-anaknya mengerjakan PR. Lalu… ? Ya… dia tidak pernah menyuruh mereka mengerjakan PR tetapi dia menemani mereka mengerjakan PR. Dialah sang guru… tempat bertanya anak-anaknya ketika mereka kesulitan mengerjakan PR. Dia dan sang istri berkomitmen bahwa pendidikan adalah nomor satu bagi anak-anak mereka, karena itu sedaya upaya mereka akan bahu membahu membantu anak-anaknya dalam proses pendidikan. Dan… ternyata usaha mereka berbuah manis, alhamdulillah dengan izin Allah anak-anaknya diberi kemudahan dalam proses pendidikan dan memperoleh pekerjaan.

Satu hal yang juga sangat kuingat dari sosok ini adalah ketaatannya menjalankan perintah agama. Hal itu juga yang ditanamkannya demikian kuat kepada anak-anaknya.  Sehingga kemanapun anak-anaknya pergi, senantiasa menjaga apa yang telah ditanamkan sang ayah, khususnya menjaga sholat. Aku ingat istrinya pernah berkata bahwa semenjak mereka menikah… belum pernah sekalipun suaminya meninggalkan sholat.

Perannya di masjid lingkungannya juga sangat kuat, dia adalah imam dan pengurus masjid. Begitu waktu sholat tiba… maka bergegas ia menuju masjid. Jika Ramadhan tiba… maka bisa dihitung hanya berapa jam saja dia dirumah, selain itu dihabiskannya waktu di masjid. Begitu juga ketika ramadhan berakhir… maka dia termasuk yang super sibuk mengurus pembagian zakat fitrah.

Waktu tidur dimalam hari baginya dan sang istri hanyalah sampai pukul 03.00, selanjutnya adalah aktivitas ibadah hingga subuh menjelang. Satu hal yang juga sangat kuingat adalah… dia sangat tidak suka aktivitas tidur setelah subuh. Jika anak-anaknya tidur lagi setelah subuh… maka dengan serta merta akan dibangunkannya. “Kalau mau tidur lagi nanti jam-jam 10 an, jangan habis subuh”, demikian selalu diucapkannya.

Kira-kira lima bulan yang lalu, sosok ini terserang stroke, pecah pembuluh darah di kepala yang dipicu tekanan darah tinggi. Padahal seingatku… dia sangat jarang sakit, ke dokter pun bisa dihitung jari. Jika ada sedikit keluhan kesehatan, dia hanya minum jamu. Namun kabar sakit yang mendadak ini cukup mengagetkan semua yang mengenalnya… Tetapi alhamdulillah, setelah melalui penanganan medis yang cukup panjang (hampir sebulan setengah di rumah sakit dan dua kali tindakan operasi), kondisinya semakin baik, hanya saja… kini tubuhnya tidak bisa bergerak bebas seperti sediakala… sebelah kanan badannya lemah, membuatnya segala aktivitas hanya dapat dilakukannya di atas tempat tidur. Kini sosok itu begitu perasa… airmatanya sangat mudah keluar. Ketegaran yang dulu begitu kuat dalam dirinya, kini seperti melayang entah kemana. menurut dokter, memang demikian dampak psikologis dari penyakit yang sedang dideritanya, pada umumnya penderita stroke memang demikian. hari-harinya kini adalah terapi demi terapi… latihan demi latihan… alhamdulillah sudah banyak perkembangan. Dan alhamdulillah… dia memiliki keluarga yang sangat menyayanginya… senantiasa merawatnya.

***

ayah bundaLima bulan lalu ayahanda tercinta terserang stroke… dan alhamdulillah berkat kasih dan sayangNya kini telah banyak kemajuan. Kondisi otaknya yang sempat terganggu karena mengalami pecah pembuluh darah… kini berangsur pulih. Hanya sebelah kanan badannya yang masih belum terkontrol olehnya. Tetapi itupun sudah banyak kemajuan… dulu ia hanya bisa berbaring, kini sudah bisa duduk dan sedang latihan berdiri. Menurut dokter sih perkembangan pergerakan ayahanda sih cukup lambat, “Seharusnya sudah bisa berjalan,” demikian kata dokter yang merawatnya sejak awal sakit. Tetapi menurut kami… kami sudah lakukan apa yang mampu kami lakukan secara optimal… kami senantiasa memompa semangat ayah agar segera pulih… agar ayah tidak malas latihan. Meski demikian… kami syukuri apa yang ada saat ini, kondisi ayah saat ini. Dan tak pernah lepas bibir kami bermohon semoga diberi kemudahan dari Allah agar ayah segera pulih.

Kenangan masa kecil yang begitu kuat bagi kami adalah… kami punya cinta… ya… yang kami punya adalah cinta yang kuat, membuat kami saling bahu membahu dalam segala hal, ayah yang membantu ibunda, ayah dan bunda yang membantu anak-anak, bahkan hingga kami dewasa saat ini, jika kami butuh pertolongan… tidak pernah ayah dan bunda tidak menolong kami. Terakhir sebelum ayah sakit… dia datang ke kotaku saat ini karena aku minta tolong menjagakan anakku… saat itu aku tengah mempersiapkan skripsi dan perlu bolak-balik kampus, sedangkan pembantu rumah tangga yang biasa menjaga anakku sedang pulang kampung karena ibunya sakit… maka akupun minta tolong kepada ayah yang pada saat itu kebetulan sudah pensiun untuk datang.

Ya Allah… terima kasih atas cinta yang Engkau limpahkan pada keluarga kami… dan berilah kami petunjuk dan kemudahan… agar ayahanda segera pulih, Amin.

Pulkam …

Segarnya mandi disini … itulah kesan pertama umumnya orang yang baru pertama kali berkunjung ke kota kecilku. Udaranya yang sejuk dan airnya yang dingin … merupakan dua hal yang sangat kurindukan kemanapun aku pergi. Apalagi saat ini aku terdampar di wilayah dengan udara panas … belaian lembut angin sepoi-sepoi yang senantiasa berhembus menambah kerinduan akan kampung halaman.

Kata pepatah … hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, masih lebih enak di negeri sendiri. Setelah merantau … aku juga menjadi pengikut ajaran pepatah itu. Ya … ternyata lebih enak di kampung sendiri. Tetapi ada juga (banyak red) kok orang yang lebih betah di rantau dari di kampung sendiri. Apalagi jika di rantau ia menjadi orang sukses, sementara di kampung begitu-begitu saja. Ada juga orang yang betah di rantau karena tantangannya, kalo di kampung cuma dibawah ketiak ortu, sementara di rantau bisa berpetualang, menjadi diri sendiri, mengatur diri sendiri. Ada lagi nih yang lebih betah di rantau karena menjadi tulang punggung keluarga, keadaan yang memaksanya untuk betah.

Dulu sebelum menikah, setiap kali ada libur kejepit atau cuti kantor, pasti aku pulkam (pulang kampung). Tak peduli letihnya badan diperjalanan (harus menempuh +/- 13 jam perjalanan darat). Kegembiraan keluarga saat menyambut kedatanganku setiap kali pulkam adalah hal yang sangat kurindukan. Bermanja dengan bunda, meminta bunda memasakkan makanan kesukaan, bercerita tentang teman-teman masa kecil, berkumpul dengan adik-adik, bertemu dengan tetangga …

Kini setelah menikah, aku tak bisa sesuka hati pulkam, harus kompromi dengan keadaan (suami, utamanya sih karena ada anak kecil). Jika keadaan memungkinkan … maka aku pulkam, jika belum memungkinkan … yah gak pulkam walaupun sedang libur atau cuti dari kantor.

Jika lebaran tiba … dulu aku pasti pulkam, tapi sekarang … aku harus berbagi pulkam dengan suami, artinya pulkamku kini tak hanya lagi ke kampung halamanku tetapi juga kampung halaman suami.

Yah … secara hati nurani manusia pastilah rindu kampung halamannya. Tempat dimana ia dilahirkan, dibesarkan, menjalani masa kanak-kanak nan ceria, tempat ayah dan bunda menemani hari-harinya.

Ternyata … sabar itu tidak ada batasnya

Belajar sabar… mungkin inilah pelajaran yang tak pernah ada habisnya dipelajari manusia. Bagaimana bisa manusia berhenti belajar sabar, sementara setiap detik kehidupannya senantiasa diwarnai oleh hal-hal yang menguji kesabaran itu. Apapun statusnya, siapapun dia, sehebat apapun dia… manusia tidak bisa memisahkan kesabaran dari dirinya. Jika sabar telah terpisah dari jiwa seorang manusia, maka sudah bisa dipastikan manusia itu tidak akan sanggup bertahan hidup didunia ini.

Setiap manusia mempunyai kehidupan dengan segala pernak-perniknya, susah dan senang silih berganti mewarnai detik demi detik yang diperuntukkan Sang Maha Pencipta baginya. Allah SWT sendiri memberikan apresiasi yang sangat tinggi untuk orang-orang yang sabar. “Sesungguhnya Aku beserta orang-orang yang sabar”, ”Dan berilah kabar gembira pada orang-orang yang sabar”, demikian diantara firman Allah dalam Alquran. Rasulullah SAW juga demikian sempurna mencontohkan kesabaran. Sosok sang kekasih Allah itu adalah icon dari kesabaran.

Aku pernah mendengar, kesabaran itu ada pada saat pukulan pertama, artinya pada saat pertama kali kita mendengar, mengalami, merasakan atau melihat suatu hal yang dapat membuat kita lupa akan sabar. Apakah itu suatu hal yang membuat kita sedih, sakit, capek atau bahkan senang dan gembira. Ternyata sabar bukan hanya untuk menghadapi kesedihan tetapi juga kesenangan.

Dan satu pelajaran penting yang pernah kudapat dari seseorang, ternyata … sabar itu tidak ada batasnya… Bertolak belakang dari yang selama ini kutahu, dan setelah kurenungkan ternyata memang seharusnya … sabar itu tidak ada batasnya…

Ya Allah, bantulah kami untuk menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong kami sebagaimana tuntunanMu … dan masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang Engkau beri kabar gembira kelak di akhirat, Amin.

***

« Previous entries