Archive for September, 2008

Adakah Ikhtiar Menemukan Jodoh … ?

Mencari jodoh … belakangan menjadi berita hangat dimana – mana. Apakah zaman dimana jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki itu sudah tiba sehingga banyak saat ini perempuan yang “seolah-olah” lama dijemput jodoh, ada yang usia sudah kepala tiga, tetapi gambaran akan menikah dengan siapa masih belum jelas, atau dengan kata lain … belum ada calon sama sekali. Lalu jika ada teman atau saudara yang meminta tolong kepada anda untuk dicarikan jodoh, kira-kira apa yang akan anda lakukan … ?

Dulu sebelum menikah saya juga sempat berfikir, bilakah saya akan bertemu dengan jodoh saya ? Apakah cepat, lambat atau bahkan tidak sama sekali ? Alhamdulillah saya bertekad tidak mau berpacaran, karena tidak sesuai dengan tuntunan islam. Dan untuk ikhtiar … itu yang saya bingung. Adakah ikhtiar untuk mencari jodoh ? Tentu saja, demikian jawaban yang saya dapat. Ada contoh yang ditunjukkan oleh Khadijah ketika melamar Rasulullah. Tetapi ternyata tak semua…bahkan kebanyakan perempuan tak punya nyali seperti itu. Jika demikian, bagaimanakah ikhtiar yang dapat dilakukan ? Ya … minta dicarikan sama ortu, teman, sahabat, tetangga, dll lah. Ya, itu memang salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan. Nah masalahnya jika kita termasuk teman, sahabat atau tetangga yang dimintai tolong mencarikan ?

Ada beberapa orang yang minta tolong dicarikan jodoh kepada saya, terus terang saya bingung. Bagi saya mencari jodoh adalah persoalan besar, tidak seperti membeli barang. Dan saya takut menjanjikan karena saya tidak tahu kapan kah orang tersebut akan bertemu jodohnya, apakah melalui perantaraan saya atau tidak, itu rahasia Allah. Karena itu, jika datang permintaan tolong yang demikian, lagi-lagi saya hanya akan sarankan untuk banyak-banyak berdoa pada Allah, yang Maha Mengetahui dan Maha Berkehendak. Tiada terjadi kehendak manusia kecuali atas kehendakNya jua, dan tiada mengetahui manusia kecuali atas petunjukNya. Banyak-banyak berdoa, menjaga diri dan mempersiapkan diri secara lahir dan bathin … bagi saya saat ini mungkin itulah ikhtiar yang dapat dilakukan oleh semua wanita dalam menemukan jodohnya, termasuk saya sendiri.

Mohon Maaf atas ucapan yang kurang berkenan, Wallahu a’lam bishowab.

10 Hari Kedua Ramadhan

Assalamu’alaikum wr wb teman semua, sudah lama tidak utak atik nih blog disebabkan beberapa agenda yang perlu diselesaikan segera, alhamdulillah hari ini bisa nulis lagi.

Ramadhan sudah memasuki sepuluh hari kedua, maghfirah ada didalamnya. Bagaimana dengan sepuluh hari pertama ? Tercapaikah apa yang sudah kita rencanakan ? Semoga kita termasuk orang-orang yang tidak menyia-nyiakan Ramadhan, karena tanpa terasa Ramadhan akan segera berlalu meninggalkan kita. Bukan kita yang meninggalkan Ramadhan, tetapi Ramadhan yang akan meninggalkan kita. Jika kita tahu segala keutamaan yang ada didalamnya, niscaya kita tidak akan rela sedetikpun berlalu dengan sia-sia.

Bagiku, ini ramadhan ke -5 setelah aku menyandang status ibu. Perubahan menghadapi Ramadhan memang terjadi setelah berstatus ibu. Jika ketika masih sendiri dapat mengatur setiap kegiatan yang akan dilaksanakan tanpa diganggu oleh siapapun, maka ketika menjadi ibu, ada sosok mungil yang mengisi sebagian bahkan hampir keseluruhan waktu yang kita punya. Waktu yang tersedia pun dibagi-bagi seefisien mungkin. Ada kegiatan yang sudah direncanakan sebaik mungkin, tak jarang yang berantakan, tak dapat dilaksanakan karena kesibukan dengan anak. Mungkin itu karena kelemahanku, banyak para ibu yang memiliki anak lebih banyak dariku tetapi tetap dapat beribadah Ramadhan dengan optimal. Untuk itu aku selalu memohon kekuatan pada Allah, untuk tetap dapat optimal dalam ibadah Ramadhan semampuku saat ini, paling tidak … tak ada waktu yang terbuang sia-sia. Paling tidak … aku masih menyadari bahwa Ramadhan itu sangat berharga. Dan satu hal yang selalu kupatri dalam hati, mendidik anak-anakku adalah ladang amal baru bagiku, sebuah amaliyah Ramadhan tambahan bagiku saat ini, yang dulu… ketika belum menjadi ibu tak pernah kulakukan.

Semoga kita senantiasa mendapat petunjukNya dan diberi kekuatan untuk mengisi Ramadhan ini dengan optimal. Amin.