Panduan Memilih Mainan Untuk Anak

mainan-edukatif-11Disebut mainan edukatif karena dapat merangsang daya pikir anak. Termasuk di antaranya meningkatkan kemampuan berkonsentrasi dan memecahkan masalah. Tapi ngomong-ngomong, bagaimana membedakan mainan jenis ini dari mainan lainnya? Simaklah jawaban-jawaban tentang mainan edukatif yang disampaikan Dra. Mayke S. Tedjasaputra, M.Si., psikolog perkembangan dari Fakultas Psikologi UI, yang juga terapis bermain.

 

APA YANG MASUK KATEGORI MAINAN EDUKATIF?

* Diperuntukkan bagi anak balita

Yakni mainan yang memang sengaja dibuat untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada balita.

* Multifungsi

Dari satu mainan bisa didapat berbagai variasi mainan sehingga stimulasi yang didapat anak juga lebih beragam.

* Melatih problem solving

Dalam memainkannya anak diminta untuk melakukan problem solving. Dalam permainan pasel misalnya, anak diminta untuk menyusun potongan-potongannya menjadi utuh.

* Melatih konsep-konsep dasar

Lewat permainan ini, anak dilatih untuk mengembangkan kemampuan dasarnya seperti mengenal bentuk, warna, besaran, juga melatih motorik halus.

* Melatih ketelitian dan ketekunan

Dengan mainan edukatif, anak tak hanya sekadar menikmati tetapi juga dituntut untuk teliti dan tekun ketika mengerjakannya.

* Merangsang kreativitas

Permainan ini mengajak anak untuk selalu kreatif lewat berbagai variasi mainan yang dilakukan. Bila sejak kecil anak terbiasa untuk menghasilkan karya, lewat permainan rancang bangun misalnya, kelak dia akan lebih berinovasi untuk menciptakan suatu karya, tidak hanya mengekor saja.

APA SAJA MANFAATNYA?

* Melatih kemampuan motorik

Stimulasi untuk motorik halus diperoleh saat anak menjumput mainannya, meraba, memegang dengan kelima jarinya, dan sebagainya. Sedangkan rangsangan motorik kasar didapat anak saat menggerak-gerakkan mainannya, melempar, mengangkat, dan sebagainya.

* Melatih konsentrasi

Mainan edukatif dirancang untuk menggali kemampuan anak, termasuk kemampuannya dalam berkonsentrasi. Saat menyusun pasel, katakanlah, anak dituntut untuk fokus pada gambar atau bentuk yang ada di depannya — ia tidak berlari-larian atau melakukan aktivitas fisik lain sehingga konsentrasinya bisa lebih tergali. Tanpa konsentrasi, bisa jadi hasilnya tidak memuaskan.

* Mengenalkan konsep sebab akibat

Contohnya, dengan memasukkan benda kecil ke dalam benda yang besar anak akan memahami bahwa benda yang lebih kecil bisa dimuat dalam benda yang lebih besar. Sedangkan benda yang lebih besar tidak bisa masuk ke dalam benda yang lebih kecil. Ini adalah pemahaman konsep sebab akibat yang sangat mendasar.

* Melatih bahasa dan wawasan

Permainan edukatif sangat baik bila dibarengi dengan penuturan cerita. Hal ini akan memberikan manfaat tambahan buat anak, yakni meningkatkan kemampuan berbahasa juga keluasan wawasannya.

* Mengenalkan warna dan bentuk

Dari mainan edukatif, anak dapat mengenal ragam/variasi bentuk dan warna. Ada benda berbentuk kotak, segiempat, bulat dengan berbagai warna; biru, merah, hijau, dan lainnya.

KAPAN ANAK DIAJAK MELAKUKAN PERMAINAN EDUKATIF?

mainan-edukatif-2Meski memiliki manfaat melimpah, bukan berarti anak bisa dijejali dengan mainan edukatif terus-menerus. Mainan edukatif hanya salah satu faktor pendukung perkembangan otak anak agar lebih maksimal. Jadi tak perlu memaksa atau memorsir anak untuk melakukan permainan edukatif setiap saat.

Selain mainan edukatif, anak juga perlu dikenalkan dengan mainan pada umumnya, seperti boneka, mobil-mobilan, dan mainan-mainan yang tidak untuk dibongkar pasang lainnya. Walau tidak termasuk mainan edukatif, tapi mainan-mainan seperti itu tetap dapat menyumbangkan manfaat edukasi pada si kecil. Dengan konsep multiple intelligence edukasi bisa mencakup berbagai hal. Tidak selalu mengarah pada konsep-konsep dasar.

Misalnya begini, saat si kecil asyik bermain boneka, sebenarnya ia dilatih untuk melakukan interaksi dengan orang lain melalui boneka tersebut. Bagaimana dia harus “memperlakukan” si boneka dengan kasih sayang; disuapi, ditimang, disusui, dan tidak dibanting atau dinjak-injak. Motorik halus dan kasar si kecil juga tetap dapat terstimulasi secara tak langsung saat ia memakaikan baju pada bonekanya. Anak juga dapat mengenal warna serta peran sosial sebagai ibu, kakak, dan sebagainya.

KAPAN MAINAN EDUKATIF MULAI DIKENALKAN?

Tentu sedini mungkin. Sejak usia batita, sodori anak dengan berbagai jenis permainan baik dengan mainan edukatif ataupun bukan. Sekadar mengingatkan saja, perkembangan otak anak di usia ini masuk dalam fase emas (the golden age) atau otak si kecil sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Karena itulah, stimulasi amat diperlukan. Semakin banyak stimulasi maka koneksi antarsarafnya semakin banyak terhubung.

Anak yang sudah akrab dengan mainan edukatif sejak dini, perkembangan kecerdasannya akan terlihat lebih maksimal. Ia lebih mampu berkonsentrasi, kreatif, serta tekun. Sementara yang tidak, biasanya akan lebih tertinggal dalam masalah intelektual. Anak-anak yang tidak diperkenalkan dengan mainan edukatif akan lebih sulit untuk belajar mengenai bentuk dan warna.

Mereka juga tidak terbiasa untuk duduk tenang serta tekun. Hal ini dapat membuat anak menjadi sulit diarahkan untuk berkonsentrasi menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan nantinya. “Banyak kasus yang saya tangani, anak-anak yang sering bermain fisik dan terlalu sering menonton teve, di usia sekolahnya kurang bisa berkonsentrasi, kurang telaten, tidak tekun, dan mudah menyerah, karena mereka tidak terbiasa untuk duduk tenang dan tekun.”

BAGAIMANA MENGOPTIMALKAN MANFAATNYA?

Sebelum menyodorkan satu mainan edukatif pada si kecil, contohkan dahulu bagaimana cara memainkannya. Asal tahu saja, mainan edukatif berbeda dari mainan pada umumnya yang lebih mudah dipahami anak. Mobil-mobilan, contohnya, hanya tinggal digeser-geser, didorong atau ditarik, mungkin si kecil sudah bisa asyik memainkannya. Namun, pada mainan edukatif dibutuhkan cara tertentu untuk bisa mendapatkan asyiknya. Pasel misalnya harus disusun dan disesuaikan keping-kepingnya. Untuk itulah perlu ada arahan dari orang dewasa. Demikian pula dengan permainan palu yang kelihatannya simpel bagi orang dewasa tapi belum tentu bagi si kecil. Perlu penjelasan lebih dulu mengenai cara memalu untuk memasang “paku” dan mencopotnya kembali.

Beberapa anak mungkin saja dapat bermain tanpa perlu pengarahan terlebih dulu. Tapi jangan lupa, kemampuan setiap anak berbeda-beda. Ada yang cepat memahami kesalahannya dan cepat menganalisa, tetapi ada juga yang biasa-bisa saja, bahkan lambat. Bila si kecil termasuk lambat dan tidak mendapat pengarahan, maka bisa-bisa mainan edukatif tersebut hanya akan dibuangnya karena dianggap tidak menarik.

Satu hal penting, saat mengarahkan anak, jangan mengharuskan ia melakukan persis sama seperti yang sudah kita contohkan. Berikan kebebasan padanya untuk melakukan sesuai dengan keinginannya. Contoh, saat kita membangun rumah-rumahan dari mainan balok, biarkan ia membuat mobil-mobilan dari mainan yang sama.

CONTOH PERMAINAN UNTUK ANAK 1 TAHUN:

· Permainan memasukkan benda ke dalam wadah atau menumpuk benda (seperti gelas plastik air mineral), sangat cocok bagi anak satu tahunan.

· Setelah itu si kecil bisa ditawari mainan single puzzle, yaitu mainan yang pada penutupnya diberi lubang-lubang berbentuk geometris, seperti segitiga, segiempat dan lingkaran. Lalu si kecil diminta memasukkan benda-benda yang sesuai pada lubangnya. Namun, kita belum bisa menuntutnya untuk memasukkan setiap bentuk sampai selesai, melainkan harus satu per satu. Berikan ia bentuk segitiga dulu lalu arahkan tangannya untuk memasukkan ke lubang yang berbentuk sama dengan arah yang tepat, misalnya.

Ajak si kecil untuk melakukan tuang-menuang air dari wadah yang lebih kecil ke wadah yang lebih besar. Dengan begitu anak tahu bahwa air dari wadah yang lebih kecil bisa tertampung dalam wadah yang lebih besar. Permainan serupa dengan menunjukkan bahwa benda yang lebih kecil bisa masuk ke dalam wadah yang lebih besar juga bisa dilakukan.

CONTOH PERMAINAN UNTUK ANAK 2 TAHUN:

Pasel berbentuk rumah-rumahan, buah atau binatang dengan 2-3 pecahan. Untuk menyusun pasel tersebut tentu dibutuhkan keterampilan sehingga anak akan dirangsang untuk mengembangkan kemampuannya.

CONTOH PERMAINAN UNTUK ANAK 2,5-3 TAHUN:

· Bila sebelumnya pasel yang diberikan hanya terdiri atas beberapa keping saja, kini tingkatkan dengan pasel yang memiliki lebih banyak keping.

· Permainan rancang bangun juga sudah bisa diberikan untuk merangsang koordinasi motoriknya. Anak sudah bisa membuat susunan bangunan ke atas sambil mengimajinasikan bentuk apa yang sedang dibuatnya meskipun masih belum terbentuk jelas. Ketika anak mampu bermain rancang bangun, pujilah apa yang sudah dihasilkannya. Meskipun bentuknya hanya berupa susunan balok yang tidak beraturan, kita tetap harus memberikan apresiasi agar anak merasa dihargai. Hindari sikap mencemooh yang akan memerosotkan motivasinya dalam berkreasi.

APA YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT MEMBELI?

Membeli mainan edukatif memang perlu selektif. Kita harus menyesuaikan dengan usia anak dan kemampuan yang dimilikinya. Berikut panduannya:

MAINAN ANAK 1 TAHUN:

Di usia batita awal anak belum memiliki kemampuan motorik yang baik. Jadi kemampuan dasar inilah yang perlu dilatih. Namun permainan untuknya haruslah sederhana dan tidak terlalu menyita waktu. Selalu dampingi si kecil saat bermain.

MAINAN ANAK 2 TAHUN:

Derajat kesulitan mainan edukatif untuk anak usia dua tahun sudah harus lebih tinggi ketimbang anak satu tahun. Bila sebelumnya yang diberikan adalah single puzzle, maka di usia ini anak bisa diajak bermain pasel dengan bentuk yang lebih kompleks.

MAINAN ANAK 2,5 ­ 3 TAHUN:

Permainan edukatif yang kita berikan harus lebih tinggi lagi tingkat kerumitannya. Di usia ini anak perlu belajar mengorganisasi bagian-bagian yang terpisah menjadi satu kembali, anak juga dituntut untuk mulai belajar tekun menggunakan berbagai kemampuannya untuk menyelesaikan masalah.

APAKAH HARGA MAINAN EDUKATIF PASTI TERJANGKAU?

Tentu saja. Mainan edukatif tak mesti didapat dengan harga selangit. Kita bisa memanfaatkan benda-benda yang ada di sekeliling rumah sebagai sarana permainan edukatif. Misalnya, gelas plastik bisa digunakan si kecil untuk ditumpuk-tumpuk. Ini merupakan permainan yang mengasyikkan baginya. Gelas-gelas plastik tersebut juga bisa dimasukkan ke dalam wadah yang lebih besar, seperti dus bekas. Aktivitas mandi juga bisa dimanfaatkan sebagai permainan edukatif. Biarkan si kecil memasukkan air ke dalam ember dengan menggunakan ciduk. Semua itu akan melatih berbagai kemampuan dasar anak.

Irfan Hasuki. Foto: Iman/nakita

Sumber : www.tabloid-nakita.com

Speedy Prepaid

Apa itu Speedy Prepaid
prepaidSpeedy Prepaid adalah kartu prabayar untuk melakukan koneksi internet dengan menggunakan TelkomHotspot maupun koneksi Speedy baik melalui line Speedy reguler maupun melalui line Speedy di public area. Kartu Speedy Prepaid dapat diisi ulang menggunakan voucher iVAS/Speedy Prepaid.

Manfaat Speedy Prepaid
Manfaat kartu Speedy Prepaid adalah:

  1. Untuk koneksi layanan internet di TELKOM Hotspot.
  2. Untuk koneksi satu line Speedy oleh banyak user individual dengan menggunakan login yang berbeda
    (misalnya di tempat kos atau public area).
  3. Solusi bagi pengguna Speedy dengan mobilitas tinggi, karena dapat menggunakan kartu Speedy Prepaid
    yang dapat digunakan di line Speedy maupun sebagai user akses untuk layanan TELKOM Hotspot.
  4. Sebagai komplemen dan pilihan alternatif koneksi bagi pengguna Speedy dalam melakukan koneksi internet
    (hybrid volume based dan time based).

Kartu Speedy Prepaid

  1. Selain untuk koneksi Speedy, apa saja kegunaan dengan kartu ini?
    Kartu Speedy Prepaid memiliki fasilitas yang sama dengan yang dimiliki oleh kartu micro payment
    iVAS yaitu dapat digunakan untuk koneksi ke layanan internet TelkomHotspot dan layanan internet
    dial-up InstanSave, membayar internet content game (www.ayodance.com, www.ranonline.co.id,
    www.boleh.com, www.e-games.web.id), download musik (www.importmusik.com), web e-community
    (www.manggamuda.com, www.liveconnector.com) dan e-learning (www.kbizz.net)
  2. Apakah kelebihan kartu Speedy Prepaid dibandingkan dengan kartu iVas biasa?
    Pengguna kartu Speedy Prepaid berhak memperoleh fasilitas email POP3 @telkom.net.id yang merupakan
    domain email untuk pelanggan internet Telkom yang teregistrasi.
    Disamping itu pelanggan Speedy Prepaid juga mendapatkan 1 web hosting.
  3. Berapa tarif Speedy Prepaid
    Tarif Speedy Prepaid adalah Rp 4.500 per jam atau Rp 75 per menit (belum termasuk PPN 10%, charging dilakukan per menit).
    Apabila kartu Speedy Prepaid dipergunakan untuk akses internet melulai TELKOMHostspot maka pada pengguna dibebankan biaya pemakaian sesuai tarif Speedy Prepaid yaitu Rp 4.500,- per jam.
  4. Di mana saja koneksi dengan kartu Speedy Prepaid ini dapat dilayani?
    Area layanan Speedy Prepaid adalah di seluruh area layanan Speedy nasional di seluruh kota yang sudah dilayani Speedy.
    Kartu Speedy Prepaid dapat digunakan di line Speedy mana saja dengan login menggunakan username/user ID dan password/PIN dari kartu Speedy Prepaid
    Kartu Speedy Prepaid dapat dipergunakan untuk akses internet melalui TelkomHOTSPOT, dengan konsekuensi pengguna dibebankan biaya pemakaian sesuai tarif TelkomHOTSPOT yaitu Rp 4.500 perjam.
  5. Lokasi Pembelian Kartu Speedy Prepaid
    Kartu Speedy Prepaid dapat diperoleh di:

    • Plasa TELKOM
    • Authorized dealer yang ditunjuk oleh TELKOM
    • Outlet lain yang ditentukan TELKOM
  6. Isi Ulang Kartu Speedy Prepaid/iVAS
    Isi ulang kartu Speedy Prepaid dapat dilakukan dalam 3 cara:

    • Isi ulang kartu dengan voucher fisik iVAS:
      1. Beli voucher iVAS di Plasa Telkom atau outlet yang ditunjuk TELKOM
      2. Masuk ke https://saldo.plasa.com/refill.php untuk mengisikan voucher iVAS ke kartu
        Speedy Prepaid.
      3. Masukan login ID kartu Speedy Prepaid dan nomor voucher iVAS. Selanjutnya kartu
        Speedy Prepaid akan bertambah saldonya sebesar nominal voucher yang diisikan
    • Isi ulang kartu dengan voucher elektronik iVAS via SMS 4827 TELKOMSEL:
      1. Ketik SMS: VIVAS 25000 <10_Digit_Login_ID_Speedy_Prepaid>
      2. Kirim ke 4827 dari nomor TELKOMSEL
      3. Anda akan mendapatkan balasan SMS berisi konfirmasi pengisian saldo kartu
        Speedy Prepaid
      4. Saldo kartu Speedy Prepaid Anda akan langsung bertambah sesuai dengan nominal
        voucher yang diisikan yaitu sebesar Rp 25.000. Adapun saat ini nominal isi ulang yang
        bisa dilakukan melalui SMS 4827 adalah Rp 25.000
    • Isi ulang kartu dengan voucher elektronik iVAS via SMS 4827 FLEXI:
      1. Ketik SMS: VIVAS 25000
      2. Kirim ke 4827 dari nomor FLEXI
      3. Anda akan mendapatkan balasan SMS berisi konfirmasi pengisian saldo kartu
        Speedy Prepaid
      4. Masuk ke https://saldo.plasa.com/refill.php untuk mengisikan voucher iVAS ke
        kartu Speedy Prepaid
      5. Masukkan login ID kartu Speedy Prepaid atau nomor voucher iVAS. Selanjutnya
        kartu Speedy Prepaid akan bertambah saldonya sebesar nominal voucher yang
        diisikan yaitu sebesar Rp 25.000. Adapun saat ini nominal voucher isi ulang iVAS
        yang tersedia melalui SMS 4827 adalah Rp 25.000

    Untuk informasi lebih lanjut kunjungi http://plasa2.plasa.com/informasi/ivas/

  7. Rule masa berlaku kartu Speedy Prepaid
    • Kartu Speedy Prepaid memiliki masa expiry date, yaitu masa berlaku kartu sebelum kartu tersebut digunakan. Umumnya masa expiry date dihitung 2 tahun semenjak kartu tersebut diterbitkan dan nilai pada expiry date kemudian akan diganti setelah kartu pertama kali digunakan mengikuti masa aktif kartu
    • Selain itu kartu Speedy Prepaid memiliki masa aktif kartu, yaitu masa berlaku kartu sejak kartu tersebut pertama kali digunakan. Masa aktif kartu Speedy Prepaid tergantung dari nominal kartu Speedy Prepaid tersebut, yaitu:
      • Nominal ≤ Rp 25.000 : 2 bulan
      • Rp 25.000 < nominal ≤ Rp 100.000 : 3 bulan
      • Nominal > Rp 100.000 : 6 bulan
    • Selanjutnya nilai pada expiry date akan direplace dengan tanggal berakhirnya masa aktif kartu dihitung sejak pertama kali digunakan
    • Jika masa aktif kartu Speedy Prepaid sudah habis, maka kartu Speedy Prepaid akan berubah statusnya menjadi closed dan tidak dapat digunakan.

Bagaimana cara penggunaan Speedy Prepaid?
Untuk dapat menggunakan layanan Speedy Prepaid, maka pelanggan melakukan hal-hal sebagai berikut :

  1. Membeli kartu Speedy Prepaid.
  2. Memakai karu tersebut di line Speedy atau di public area.

Bagaimana cara melakukan koneksi Speedy menggunakan kartu Speedy Prepaid?
Cara melakukan koneksi Speedy menggunkan kartu Speedy Prepaid adalah sebagai berikut :

  1. Koneksikan modem ADSL dengan line Speedy
  2. Jika modem diset mode PPPoE routing. Lakukan setting di modem Speedy:
    • User name : <10 digit user ID>@speedyprepaid
    • Password : <4 digit PIN>
    • Koneksi internet akan otomatis tersambung pada saat modem aktif.
  3. Jika modem diset mode bridging. Dari menu internet connection Windows atau operating system PC Anda masukkan:
    • User name : <10 digit user ID>@speedyprepaid
    • Password : <4 digit PIN>
    • Tekan tombol Connect atau OK untuk memulai koneksi internet.

Bagaimana cara penggunanan iVAS untuk Speedy Prepaid?
Cara penggunaan kartu iVAS untuk layanan Speedy Prepaid sama persis seperti penggunaan kartu Speedy Prepaid, yaitu :

  1. Membeli kartu iVAS, baik kartu iVAS fisik maupun iVAS elektronik yang dibeli lewat SMS 4827 TELKOMSEL & FLEXI. Sedangkan kartu iVAS fisik dapat dibeli di di Plasa Telkom atau outlet yang ditunjuk TELKOM
  2. Memakai kartu tersebut di line Speedy atau di public area
  3. Menggunakan login ID dan password kartu iVAS dengan domain @speedyprepaid sebagai berikut:
    • User name : <10 digit user ID>@speedyprepaid
    • Password : <4 digit PIN>

Apakan satu username Speedy Prepaid dapat digunakan secara simultan?
Tidak. Anda harus menggunakan username dari kartu Speedy Prepaid / iVAS lain untuk penggunaan dalam waktu bersamaan.

Apakah dari satu buah line Speedy dapat dilakukan koneksi dengan menggunakan banyak kartu Speedy Prepaid?
Ya. Anda dapat menshare line Speedy untuk digunakan oleh beberapa pengguna dengan menggunakan login kartu Speedy Prepaid-nya masing-masing. Gunakan setting modem dengan mode bridging untuk melakukan share dengan cara ini.

Bagaimana contoh implementasi layanan untuk Speedy Prepaid di public area?
Misalkan di sebuah tempat kos. Pemilik kos dapat memasang satu line Speedy Personal dengan modem
diset pada mode bridging dan didistribusi ke kamar-kamar kos melalui kabel ethernet dengan menggunakan
switch 8/16 port. Pemilik kos dapat melakukan koneksi Speedy dengan login menggunakan nomor Speedy
miliknya sedangkan para penghuni kos login menggunakan kartu Speedy Prepaid-nya masing-masing.

jaringan 

Keuntungan implementasi layanan ini adalah :

  • Pemilik kos cukup berlangganan paket Speedy limited yang lebih murah.
  • Billing Speedy pemilik kos tidak terganggu oleh penggunaan Speedy para penghuni kos.
  • Tidak perlu repot menyediakan sistem billing seperti warnet.
  • Pemilik kos dapat menjadi agen penjualan kartu Speedy Prepaid maupun voucer iVAS.

Menu Favorite Abi

Sop Kaki Kambing Kuah Susu
Sumber : www.resep.web.id

Bahan :

sop-kaki-kambing11 kg paha kambing
air 2 lt
400 ml susu segar full cream
1 sdm minyak  Samin/Ghee
2 sdt kayu manis bubuk
5 butir cengkeh
1 sdt merica
Garam
Gula

Bumbu Halus :

Bawang merah 3 siung
Bawang putih 1 siung

Pelengkap :

Daun Pre / daun bawang dipotong halus
Tomat dipotong-potong
Emping goreng
Sambal cabe

Cara Memasak :

  1. Potong-potong dan rebus kambing dengan api kecil sampai empuk benar.
  2. Masukkan bumbu halus, pala, cengkeh, kayu manis dan merica.
  3. Masukkan susu, aduk sampai hampir mendidih lalu masukkan Ghee.
  4. Siap disajikan dengan bumbu pelengkap.

Alhamdulillah… ibu telah memilih…

kakakGadis kecilku sudah mulai kritis, dia sudah pandai protes, “Kok ummi pulangnya lama kali sih,” sambutnya didepan pintu ketika kami pulang kantor terlambat.

Sebelum ini dia juga pernah protes, “Abi ini kok pergi-pergiii aja, pulang sebentar pergi lagi,” katanya dengan gaya sok tua.

Kemarin ketika suamiku sedikit marah padanya, dengan gaya sedih dan merajuk bibir mungilnya berucap, “Kok kak farah setiap hari dimarahin, gak kasihan sama kak farah…”, lirihnya. Mendengar ucapannya yang spontan itu sontak aku terkaget dan langsung memeluknya, kemudian kutanyakan padanya apakah tadi dia merasa dimarahi, lalu aku meminta maaf padanya. “Maafkan ummi sama abi ya nak, terkadang bukan maksud marah sama kak farah, tetapi mungkin karena ummi sama abi capek sehingga tidak bisa mujuk-mujuk kak farah, jadi seperti orang marah yaaa…!” Kalo gitu ummi minta maaf yaaa”, bujukku diiringi tetesan air mata penyesalan.  Dia pun mengangguk dalam pelukanku.

Nun di dasar hati, aku merasa telah diingatkan Allah melalui ucapan anakku. Aku bersyukur telah tersadar saat itu,  selama ini mungkin karena telah lelah bekerja seharian, sampai dirumah tidak bisa memilih-milih ucapan yang membujuk atau merayu-rayu lagi terhadap anak, yang keluar lebih sering kalimat-kalimat perintah, atau kalimat-kalimat permohonan agar anak paham bahwa orangtuanya sedang penat. Aku bersyukur ya Allah Engkau tegur aku hari itu, sehingga aku ber’azzam dalam hati untuk memperbaikinya saat itu jua.

“Maafkan kami ya nak, belum bisa menjadi orang tua yang baik bagimu, tetapi Insya Allah kami akan senantiasa belajar dan memperbaiki diri.”

Secara tak sengaja kutemukan puisi ini yang sepertinya sesuai dengan isi hati saat ini, teruntuk kedua buah hatiku tercinta.

Sumber : www.infobunda.com 

BILA IBU BOLEH MEMILIH


Anakku…
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu…
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah
Sembilan bulan nak,… engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata…
Anakku…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah… saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu
Anakku…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan
Anakku…
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu
Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak…
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu

By : Ratih Sanggar Wati

Harapan Seorang Anak

Sumber : Raport Kak Farah 

Bapak, Ibu, saya anakmu …
Seandainya saya hidup dalam suasana penuh kritikan,
berarti saya belajar menjadi seorang pembenci.
dan jika saya hidup dalam suasana penuh permusuhan,
berarti saya belajar menjadi seorang pendendam.

Jika saya hidup dalam suasana penuh makian,
berarti saya belajar menjadi seorang pemberontak.
Jika saya hidup dalam suasana penuh ejekan,
berarti saya belajar menjadi seorang yang rendah diri.
Jika saya hidup dalam keadaan dikasihani,
berarti saya belajar menjadi seorang yang selalu kesal terhadap diri sendiri.
Jika saya hidup dalam suasana memalukan,
berarti saya belajar menyalahkan diri.

Jika saya hidup dalam suasana penuh pengertian,
berarti saya belajar sabar.
Jika saya hidup dalam keadaan merasakan diri saya diterima,
berarti saya belajar berkasih sayang.
Jika saya hidup dalam suasana penuh dukungan,
berarti saya belajar untuk percaya diri.
Jika saya hidup dalam suasana penuh pujian,
berarti saya belajar menghargai.
Jika saya hidup dalam suasana penuh keadilan,
berarti saya belajar menjadi seorang yang adil.
Jika saya hidup dengan kejujuran,
berarti saya belajar untuk menghargai kebenaran.
Jika saya hidup dalam suasana aman,
berarti saya belajar untuk mempercayai diri saya dan orang lain.

Jika saya hidup dalam suasana penuh restu/persetujuan,
berarti saya belajar menyukai diri saya.
Jika saya hidup dalam suasana diterima dan bersahabat,
berarti saya belajar untuk memperoleh cinta dalam hidup.
Jika saya hidup dalam suasana penuh penghargaan,
maka saya belajar untuk mempunyai tujuan hidup.

Peranan Wanita dan Kebangkitan Umat Islam Masa Kini

Kutipan dari tulisan Dr. Yusuf Qardhawi
Sumber : media.isnet.org

PERANAN WANITA

Jika kita membaca Al-Qur’an, maka dapat kita ketahui bahwa penciptaan Nabi Adam as. bersamaan dengan ibu Hawa, yang berfungsi sebagai istri dan kawan hidup beliau.

Kita mengetahui kisah istri Fir’aun, yang dapat mencegah Fir’aun dalam niatnya untuk membunuh Nabi Musa as. Sebagaimana tercantum dalam firman Allah swt.:

“Dan berkatalah istri Fir’aun, ‘(Ia) biji mata bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan dia bermanfaat bagi kita atau kita
pungut menjadi anak, sedangkan mereka tidak mzenyadari.” (Q.s. Al-Qashash: 9).

Kita simak kisah dimana ada dua wanita di kota Madyan, keduanya putri Asy-Syekh Al-Kabir, yang diberi air minum oleh Nabi Musa as. Kemudian kedua wanita tersebut mengusulkan kepada ayahnya, supaya memberi pekerjaan kepada Nabi Musa as. karena beliau memiliki amanat (dapat dipercaya) dan fisiknya kuat. Sebagaimana yang tertera dalam firman Allah swt.:

“Salah seorang dari kedua wanita itu berkata, ‘Wahai Bapakku, ambillah dia sebagai orang yang bekerja (kepada kita), karena sesungguhnya orang yang terbaik, yang kamu ambil untuk bekerja (kepada kita) ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya’.” (Q.s. Al-Qashash: 26).

Kita simak lagi kisah ratu Balqis di negeri Yaman, yang terkenal adil dan memiliki jiwa demokrasi. Ratu ini setelah menerima surat dari Nabi Sulaiman as. yang isinya seruan untuk taat kepada Allah dan menyembah kepada-Nya, lalu dia meminta pendapat kepada kaumnya dan bermusyawarah untuk mengambil sebuah putusan bersama.

Firman Allah swt.:

“Berkata dia (Balqis), ‘Hai para pembesar, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini), aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku).’

Mereka menjawab, ‘Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang luar hiasa (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah yang akan kamu perintahkan’.” (Q.s. An-Naml: 32-3).

Kemudian dia berkata, sebagaimana yang telah difirmankan Allah swt.:

“Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang terhormat jadi hina;
dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat.” (Q.s. An-Naml: 34).

Kesimpulan dari pendapat ratu tersebut ialah bahwa penguasa-penguasa di dunia ini jika mereka hendak menguasai suatu negeri, maka mereka akan merusak dua hal, yaitu merusak negara dan moral penduduknya.

Oleh karena itu, di dalam Al-Qur’an telah disebutkan nama-nama wanita selain wanita-wanita yang tersebut di atas, yang ada hubungannya dengan kisahnya masing-masing. Misalnya, ibu Nabi Isa as, Maryam Al-Batul.

PERANAN WANITA PADA MASA NABI MUHAMMAD SAW.

Adapun peranan wanita pada masa hidupnya Nabi Muhammad saw. yang kita kenal ialah yang memelihara Nabi saw, yaitu Aminah ibu beliau; yang menyusuinya, Halima As-Sa’diyah; dan yang menjadi hadina (pengasuh) bagi beliau, Ummu Aiman r.a. dari Habasyah.

Nabi saw. telah bersabda, “Bahwa dia adalah ibuku setelah ibuku sendiri.”

Kemudian kita kenal Siti Khadijah binti Khuwailid r.a, wanita pertama yang beriman dan membantunya, Siti Aisyah, Ummu Salamah, dan lain-lainnya, dari Ummahaatul Mukmtniin (ibu dari kaum Mukmin), istri-istri Nabi, dan istri-istri para sahabat Rasulullah saw.

AKTIVITAS WANITA MASA KINI

Sebenarnya, usaha (kiprah) kaum wanita cukup luas meliputi berbagai bidang, terutama yang berhubungan dengan dirinya sendiri, yang diselaraskan dengan Islam, dalam segi akidah, akhlak dan masalah yang tidak menyimpang dari apa yang sudah digariskan atau ditetapkan oleh Islam.

Wanita Muslimat mempunyai kewajiban untuk memperkuat hubungannya dengan Allah dan menyucikan pikiran serta wataknya dari sisa-sisa pengaruh pikiran Barat.

Harus mengetahui cara menangkis serangan-serangan kebatilan dan syubuhat terhadap Islam.

Harus diketahui dan disadari hal-hal yang melatarbelakanginya, mengapa dia harus menerima separuh dari bagian yang diterima oleh kaum laki-laki dalam masalah hak waris? Mengapa saksi seorang wanita itu dianggap separuh dari laki-laki? Juga harus memahami hakikatnya, sehingga iman dan Islamnya bersih, tiada keraguan lagi yang menyelimuti benak dan pikirannya.

Dia harus menjalankan secara keseluruhan mengenai akhlak dan perilakunya, sesuai dengan yang dikehendaki oleh Islam. Tidak boleh terpengaruh oleh sikap dan perilaku wanita non-Muslim atau berpaham Barat. Karena mereka bebas dari pikiran dan peraturan-peraturan sebagaimana yang ada pada agama Islam. Mereka tidak terikat pada perkara halal dan haram, baik dan buruk.

Banyak diantara kaum wanita yang meniru mereka secara buta, misalnya memanjangkan kuku yang menyerupai binatang buas, pakaian mini, tipis (transparan), atau setengah telanjang, dan sebagainya. Cara yang demikian itu adalah meniru orang yang buta akan hal-hal terlarang.

Nabi saw. telah bersabda:

“Janganlah kamu menjadi orang yang tidak mempunyai pendirian dan berkata, ‘Aku ikut saja seperti orang-orang itu. Jika mereka baik, aku pun baik; jika mereka jahat, aku pun jadi jahat.’ Tetapi teguhkan hatimu dengan keputusan bahwa jika orang-orang melakukan kebaikan, maka aku akan mengerjakannya; dan jika orang-orang melakukan kejahatan, maka aku tidak akan mengerjakan.”

PERANAN WANITA DALAM KELUARGANYA

Di dalam Al-Qur’an telah ditetapkan, semua penetapan dan perintah ditujukan kepada kedua pihak, laki-laki dan wanita, kecuali yang khusus bagi salah satu dari keduanya. Maka, kewajiban bagi kaum wanita di dalam keluarganya ialah menjalankan apa yang diwajibkan baginya.

Jika dia sebagai anak, kemudian kedua orangtuanya atau salah satunya menyimpang dari batas yang telah ditentukan oleh agama, maka dengan cara yang sopan dan bijaksana, dia harus mengajak kedua orangtuanya kembali ke jalan yang baik, yang telah menjadi tujuan agama, disamping tetap menghormati kedua orangtua.

Wajib bagi setiap wanita (para istri), yaitu membantu suaminya dalam menjalankan perintah agama, mencari rezeki yang halal, menerima dan mensyukuri yang dimilikinya dengan penuh kesabaran, dan sebagainya.

Wajib pula bagi setiap ibu, mengajar anak-anaknya taat kepada Allah, yakni dengan menjauhi larangan-Nya dan menjalankan perintah-Nya, serta taat kepada kedua orangtuanya.

Kewajiban bagi setiap wanita terhadap kawan-kawannya yang seagama, yaitu menganjurkan untuk membersihkan akidah dan tauhidnya dari pengaruh di luar Islam; menjauhi paham-paham yang bersifat merusak dan menghancurkan sendi-sendi Islam dan akhlak yang luhur, yang diterimanya melalui buku, majalah, film, dan sebagainya.

Dengan adanya tindakan-tindakan di luar Islam, yang ditimbulkan oleh sebagian kaum Muslimin terhadap wanita yang kurang bijaksana dan insaf, maka hal inilah yang menyebabkan terpengaruhnya mereka pada peradaban Barat dan paham-pahamnya.

Harus diakui, bahwa hak-hak wanita di sebagian masyarakat Islam belum diberikan secara penuh.

Harus diketahui pula, bahwa suara pertama dari kaum wanita dalam menguatkan dakwah dan risalah Muhammad saw. ialah suara Khadijah binti Khuwailid r.a. kepada Rasulullah saw.:

“Demi Allah, Tuhan tidak akan mengecewakan engkau sama sekali. Sesungguhnya engkau bersilaturrahmi, menghubungi keluarga dan mengangkat beban berat, memberi kepada orang yang tidak punya, menerima dan memberi (menghormati) kepada tamu, serta menolong orang-orang yang menderita.”

Orang pertama yang berperan sebagai syuhada ialah Ummu Amr binti Yasir Ibnu Amar yang bernama Samiah, dia bersama suaminya disiksa, agar mereka keluar dari agama Islam. Tetapi mereka tetap bertahan dan sabar, sehingga dia mati syahid bersama suaminya.

Ketika Rasulullah saw. melintasi mereka, dan melihat mereka dalam keadaan disiksa, lalu Rasulullah saw. berkata kepada mereka, “Sabarlah wahai Al-Yasir, sesungguhnya kita nanti akan bertemu di surga.”

Keterangan: Artikel ini merupakan artikel lepas yang ditulis oleh Dr. Yusuf Al-Qardhawi. Dikutip dari Majalah “Al-Ummah,” no. 66, Pebruari 1986, hlm. 40-5. Dimuatnya artikel ini menurut hemat kami amat layak. (Penerjemah).

Nak… dialah idola kita yang sesungguhnya…

Ingatanku melayang ke beberapa tahun yang lalu, saat aku mendengar nasyid dari Suara Persaudaraan yang judulnya pun aku sudah lupa, “Rasulullah” atau “Zuhud” yaa …? Yang syairnya begini,

Pernahkah engkau renungkan tentang
Hidup Rasulullah junjungan
Rela hidup dalam kesederhanaan
Pertahankan kehormatan
Lewati malam-malam yang kelam
Dalam keadaan lapar
Bersama segenap keluarganya
Tak dapatkan satupun makanan

Bahkan tak pernah menikmatinya
Dari atas meja makan
Tidur beralaskan tikar kasar
Terbuat dari kulit dan rerumputan
Hingga membekas pada punggungnya
Tak pernah kenyang didalam hidupnya
Bahkan pernah tiga purnama
Tiada api menyala dirumahnya

Rasulullah junjungan kita
Rasulullah teladan kita
Rasulullan uswah manusia
Paling bahagia hidupnya

Sungguh… air mata tak dapat terbendung ketika pertama sekali aku mendengar lagu itu… pun untuk yang kali kali berikutnya… “Paling bahagia hidupnya”, kata-kata itulah yang kusimpan dalam hati, untuk kemudian mencari tahu kisah sang teladan melalui buku sirah yang menyajikan kisah hidupnya. dan ternyata… membaca sirah nya, jauh lebih mengharukan dari mendengar syair nasyid tadi. Yah… kisah hidup sang teladan yang penuh dengan duri, tantangan, rintangan, yang penuh dengan kesulitan, “kesederhanaan”, dan juga kepahlawanan. Syarat hikmah dan pelajaran untuk menjadi tuntunan dan contoh bagi kita.  

Kini… setelah memiliki anak, ku coba untuk menjadikan kisah Rasulullah sebagai kisah favoritnya, agar tertanam dalam benaknya, meresap ke dalam sanubarinya dan mantap diingatannya… sesungguhnya Rasulullah adalah idolanya, idola segenap insan yang mendambakan kebahagiaan akhirat. Kucoba memasukkan ke dalam memorinya bahwa tiada teladan lain yang pantas diidolakan, yang pantas diikuti dan dipedomani selain dari pada sang kekasih Allah. Manusia mulia yang indah dalam segala hal, indah dalam fisik, dalam akhlak, dalam ketaatan dan dalam beribadah.

Semoga kelak Allah menghimpun kita ke dalam golongan orang -orang yang mencintai Allah dan RasulNya. Amin

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa’ala ‘aalihii waashhaabihii ajma’iin.

Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak

 

Sumber : www.kepompong.com

Pernah melihat seorang orator beraksi di atas mimbar? Jika dia seorang orator yang handal, kita pasti ikut terpengaruh oleh kata-katanya. Atau seorang pembawa acara yang menghibur lewat kata-katanya, kita pasti tidak bosan mengikuti acara yang dibawakannya. Ketrampilan bicara seorang orator atau pembawa acara handal tidak dicapai dalam sekejap saja. Banyak tahap perkembangan bahasa yang harus dilewati dan tentu saja dengan banyak latihan serta pengalaman. Dan, yang terpenting bagaimana lingkungan memberikan dukungan dan stimulasi sewaktu masa kanak mereka sehingga mereka bisa semahir sekarang ini.

Tentu tidak semua dari kita ingin anaknya menjadi orator atau pembawa acara. Namun, paling tidak semua orangtua pasti ingin anaknya melewati masa perkembangan sesuai tahapan yang diharapkan, termasuk perkembangan bahasanya. Sebelum kita lebih jauh membahas bagaimana menstimulasi perkembangan bahasa anak, ada baiknya kita lihat dulu kemampuan apa yang diharapkan dapat dicapai anak di setiap tahapan usianya.

Usia anak

Perkembangan Bahasa

6
bulan

Berespon ketika dipanggil namanya.

Berespon pada suara orang lain dengan menolehkan kepala atau melihat ke arah suara.

Berespon relevan dengan nada marah atau ramah.

1 tahun

Menggunakan satu atau lebih kata bermakna jika ingin sesuatu, bisa jadi hanya potongan kata misalnya ‘mam’ untuk makan.

Mengerti instruksi sederhana seperti ‘duduk’
Mengeluarkan kata pertama yang bermakna.

18
bulan

Kosa kata mencapai 5-20 kata, kebanyakan kata benda.

Suka mengulang kata atau kalimat.
Dapat mengikuti instruksi seperti “Tolong tutup pintunya!”

2 tahun

Bisa menyebutkan sejumlah nama benda di sekitarnya.

Menggabungkan dua kata menjadi kalimat pendek “Mama bobo”

Kosa kata mencapai 150—300 kata

Bisa berespon pada perintah seperti “Tunjukkan mana telingamu.”

3 tahun

Bisa bicara tentang masa yang lalu.

Tahu nama-nama bagian tubuhnya.

Menggunakan 3 kata dalam satu kalimat.
Kosa kata mencapai 900-1000 kata.
Bisa menyebutkan nama, usia dan jenis kelamin

Bisa menjawab pertanyaan sederhana tentang lingkungannya.

4 tahun

Tahu nama-nama binatang.

Menyebutkan nama benda yang dilihat di buku atau majalah.
Mengenal warna.
Bisa mengulang 4 digit angka.

Bisa mengulang kata dengan 4 suku kata.
Suka mengulang kata, frase, suku kata dan bunyi.

5 tahun

Bisa menggunakan kata deskriptif seperti kata sifat.
Mengerti lawan kata: kecil-besar, kasar-lembut.

Dapat berhitung sampai 10.

Bicara sangat jelas kecuali jika ada masalah pengucapan.
Dapat mengikuti 3 instruksi sekaligus.

Mengerti konsep waktu: pagi, siang, malam, besok, hari ini dan kemarin.

Bisa mengulang kalimat sepanjang 9 kata.

Perkembangan bicara dan perkembangan bahasa

adekBicara dan bahasa sering dicampur-adukkan, tapi sebenarnya ada perbedaan diantara keduanya. Bicara atau speech adalah ekspresi erbal dan meliputi artikulasi, bagaimana suatu kata dibentuk oleh otot-otot bicara. Sedangkan pengertian bahasa atau language lebih luas, mengacu pada keseluruhan sistem mengekspresikan dan menerima informasi secara bermakna. Kendati masalah dalam perkembangan keduanya berbeda, mereka bisa saling tumpang tindih. Misalnya, anak dengan perkembangan bahasa bisa mengucapkan kata dengan baik tapi tidak bisa menggabungkan kata untuk membuat kalimat. Atau sebaliknya anak dapat menggunakan kata untuk mengekspresikan pemikirannya tapi artikulasinya kurang jelas.

Namun keterlambatan keduanya dapat sama-sama dideteksi dari awal dengan mengenali gejala-gejalanya sebagai berikut (dikutip dari Mary L. Gavin, MD, and Anne M.Meduri,MD – dua ahli kesehatan dan perkembangan anak):

  • Bayi yang tidak berespon pada suara di sekitarnya.
  • Anak tidak menggunakan bahasa tubuh seperti menunjuk benda atau melambaikan tangan ‘bye-bye’ di usia 12 bulan.
  • Anak lebih banyak menggunakan bahasa tubuh daripada bicara di usia 18 bulan.
  • Anak tidak bisa meniru bunyi di usia 18 bulan.
  • Anak hanya dapat meniru ucapan atau tindakan dan tidak menghasilkan kata secara spontan di usia lebih dari 2 tahun.
  • Anak hanya mengulang bunyi atau kata tertentu dan tidak dapat menggunakan bahasa oral untuk berkomunikasi melebihi dari kebutuhannya sehari-hari, misal minta minum, di usia lebih dari 2 tahun.
  • Tidak mampu mengikuti instruksi sederhana di usia lebih dari 2 tahun.
  • Tidak dimengerti bicaranya. Seharusnya di usia 2 tahun, orang lain dapat mengerti apa yang dikatakan anak paling tidak setengahnya.

Jika anak menunjukkan gejala ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter anak dan psikolog perkembangan anak untuk segera dideteksi gangguan dan penanganannya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan keterlambatan dalam perkembangan bicara dan bahasa ini. Ada faktor yang sifatnya fisiologis seperti gangguan pada organ oral seperti pada otot lidah, gangguan pada cara kerja otak, gangguan pendengaran atau infeksi telinga. Faktor-faktor lainnya adalah kurangnya stimulasi yang diberikan pada anak. Ada kasus dimana seorang anak belum dapat bicara sampai usia 4 tahun karena lebih dari dua tahun pertamanya, anak tersebut hanya ‘berteman’ dengan televisi setiap hari.

Sebagaimana perkembangan pada aspek-aspek lain kemampuan anak, perkembangan bicara dan bahasa merupakan gabungan dari nature dan nurture. Jadi selain ada potensi bawaan anak juga perlu adanya stimulasi yang kaya dan tepat dari lingkungan agar perkembangannya optimal. Berikut beberapa ide untuk menstimulasi anak:

  • Luangkan banyak waktu untuk berkomunikasi dengan anak. Ajak bicara, bernyanyi dan menirukan bunyi atau bahasa tubuh.
  • Bacakan buku cerita pada anak setiap hari 1-2 buku yang sesuai dengan usianya.
  • Gunakan setiap situasi yang ditemui sehari-hari, misalnya menyebutkan nama-nama sayur sewaktu berbelanja di hipermaket. Ajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana yang dapat dipahami anak.
  • Terangkan apa yang sedang dilakukan “Ini Mama sedang memasak kue kesukaanmu.”
  • Tidak membiasakan menggunakan baby talk seperti mimik untuk minum atau pus untuk kucing.
  • Sediakan alat permainan yang menstimulasi anak untuk bicara seperti telepon mainan.

Perkembangan kemampuan baca-tulis (literacy)

Perkembangan awal kemampuan baca-tulis anak sebenarnya meliputi beberapa tahapan belajar yang berbeda cara dan waktunya bagi setiap anak. Umumnya penguasaan baca-tulis terjadi di rentang usia 5 sampai 8 tahun. Di luar keunikan anak dalam pencapaian baca-tulisnya, orangtua tetap dapat memberikan stimulasi untuk mengoptimalkan perkembangan kemampuan ini asalkan bebas dari unsur pemaksaan. Berikut beberapa ide yang dapat bermanfaat untuk menstimulasi anak, paling tidak agar ia menyukai aktivitas baca-tulis terlebih dulu:

  • Mengunjungi toko buku atau perpustakaan secara rutin. Biarkan anak memilih dan melihat-lihat buku yang ia sukai. Sebelum usia 5-6 tahun, tidak masalah jika anak hanya ‘membaca’ gambar.
  • Membacakan buku setiap hari pada anak dengan tujuan agar ia melihat bagaimana cara membaca. Sesekali beri kesempatan padanya untuk ‘membaca’ dan ganti orangtua yang mendengarkan.
  • Contohkan perilaku membaca dan tunjukkan betapa menyenangkannya membaca itu, misalnya ayah/ibu membaca koran setiap hari dan tunjukkan banyak berita menarik di dalamnya.
  • Untuk mengembangkan kemampuan menulis, mulailah dari bentuk komunikasi tulisan yang sederhana dulu, yaitu menggambar. Ajak anak menggambar dan nanti lama-kelamaan menuliskan sesuatu semampunya untuk tujuan tertentu, misalnya mengirim gambar atau surat untuk nenek di luar kota dan menuliskan pesan singkat untuk ayah yang pulang malam.

Orangtua adalah guru pertama dan guru yang paling berpengaruh pada anak. Jadi bagaimana orangtua pertama kali memperkenalkan baca-tulis sangat menentukan bagaimana pandangan anak tentang hal ini. Jika penuh paksaan yang berlebihan dari usianya, maka anak justru malah membenci baca-tulis. Sebaliknya, jika disampaikan dengan cara menyenangkan, anak pun akan suka dan kemampuan ini akan berkembang dengan sendirinya. ***

Vera Itabiliana K. Hadiwidjojo, Psi.

 

KURMA … Khasiat Tiada Terduga

Sumber : www.dtjakarta.or.id

Image

“Siapa pun yang pagi-pagi makan tujuh buah kurma ‘Ajwah, maka pada hari itu dia tidak  mudah keracunan dan terserang penyakit.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Apakah yang terbayang  dibenak kita menjelang berbuka puasa ? Es campur, jus, kolak, kue yang manis-manis atau beragam makanan yang menggiurkan lainnya !!! Tidak bisa dipungkiri, sederer minuman dan penganan itulah yang muncul ketika kita berniat membatalkan puasa. Memang, buka puasa dengan beragam minuman dan makanan seperti itu hal yang lumrah dan wajar. Namun, bukankah minuman dan penganan tersebut memiliki efek samping yang kurang bagus disaat tubuh istirahat dari makan dan minum selama seharian penuh ???

Untuk menghindari  hal negatif itulah, Rasullah s.a.w, jauh-jauh hari memberi saran yang sangat bermanfaat bagi yang sedang berpuasa. Sabdanya, “Apabila salah seorang diantara kamu puasa, hendaklah berbuka dengan kurma , bila tidak ada hendaklah dengan berbuka dengan air, sesungguhnya air itu bersih.” (H.R. Ahmad dan Tarmidzi). Bahkan, dalam kondisi tidak berpuasa pun (diluar bulan suci Ramadhan), buah kurma memiliki faedah yang sangat besar untuk kesehatan tubuh kita.

Kurma adalah sejenis tumbuhan palem (palma) atau dalam bahasa latinnya lebih dikenal dengan phonex dactylifer yang berbuah dan boleh dimakan, baik dalam keadaan masak maupun masih mentah. Berdasarkan penelitian para ilmuwan, kurma kaya dengan protein, serat gula, vitamin A dan C serta mineral seperti zat besi, kalsium, sodium dan potasium. Kandungan protein didalam kurma sebesar 1.8 – 2.0 persen, serat sebanyak 2.0 – 4.0 persen dan gula sebesar 50 – 70 persen glukosa.

Dengan kandung gula seperti itu, kurma mampu memberi tambahan tenaga bagi orang yang berbuka puasa hingga ia akan merasa segar dan bertenaga uuntuk beribadah tanpa rasa letih ataupun mengantuk. Biasany, bagi yang merasa letih dan mengantuk disaat melaksanakan shalat tarawih disebabkan karena makanan yang dikosumsi kebanyakan mengandung karbohidrat yang tidak menyediakan tenaga instant (tambahan). Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut, buah kurma adalah jawabannya.

Kenapa ? Sebab, sebagaimana penelitian yang dilakukan Badan Kesahatan Dunia (WHO), zat gula yang ada didalam kurma itu berbeda dengan gula pada buah-buahan lain seperti gula tebu atau gula pasir yang biasa mengandung sukrosa dimana zat itu langsung diserap kedalam tubuh. Hal ini membuat gula itu harus dipecahkab terlebih dahulu oleh enzim sebelum berubah menjadi glukosa. Sebaliknya, kurma tidak menbutuhkan proses demikian.

Sementara potasium didalam kurma berguna untuk mengatasi masalah stress, sembelit dan lemah otot. Tidak hanya itu, berkat zat besi dan kalsium yang ada pada kurma, orang bakal terhindar dari penyakit yang beresiko tinggi seperti penyakit jantung dan kencing manis.

kurma1

Bila dimakan oleh anak-anak, maka kurma memberi khasiat untk mencerdaskan otak mereka. Cukup beralasan, bila Rasullah s.a.w menganjurkan bagi para isteri yang mengandung untuk makan buah kurma. Kata Nabi, “Berilah makan buah kurma kepda isteri-isteri  kamu yang sedang hamil, karena isteri-isteri kamu yang sedang hamil. Karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir kelak akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas. Sesungguhnya makanan Siti Maryam takkala melahirkan Nabi Isa a.s adalah buah kurma. Sekiranya, Allah s.w.t., menjadikan suatu buah yang lebih baik dari pada buah kurma, maka Allah telah memberi makan buah itu kepada Siti Maryam.” (H.R. Bukhari)

Adalah Q.S. Maryam, ayat 25-26 perihal Siti Maryam yang disinggung Nabi diatas. Firman Allah, “Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, maka pohon itu akan menggugurkan buah yang masak kepadamu, maka makan serta minumlah dan bersenang hatilah kamu.”

Waktu itu, dikisahkan Siti Maryam hendak melahirkan Nabi Isa a.s dibawah pohon kurma. Lalu Malaikat Jibril datang dan menyuruh Maryam menggoncangkan pohon kurma. Buah kurma yang matang itu berjatuhan. Dan Maryam pun memakan buah kurma yang telah masak tersebut. Atas izin Allah s.w.t dan kebesaran- NYA, proses persalinan atau kelahiran Nabi Isa a.s menjadi mudah.

kurma2

Berdasarkan hadis Rasullah dan firman Allah diataslah, kurma snagt berkhasiat bagi wanita yang sedang hamil dan nifas (setelah melahirkan). Hal ini diperteguh olah para ahli kedokteran bahwa unsur zat besi dan kalsium yang terdapat di dalam buah kurma adalah unsur yang sangat berguna untuk membentuk dan menambah kandungan air susu ibu. Lebih dari itu, anak-anak balita pun dapat mengambil manfaat dari buah yang biasa tumbuh didaerah Arab ini. Dengan kurma, pertumbuhan anak-anak dan sumsum tulangnya akan berkembang dengan baik.

Wajar bila Rasullah s.a.w memberikan tips untuk makan tujuh butir kurma setiap harinya supaya terhindar dari segal penyakit fisik. Mengapa Nabi menyebut kurma ‘Ajwah didalam sabdanya..

Berdasarkan asbabul wurud (sebab-sebab turunnya suatu hadist) disebutkan dulu Nabi Muhammad s.a.w kalau berbuka puasa yang dimakan adalah kurma. Kurma yang dimakan itu diberi nama ‘ajwah (ajua). Ceritanya, pada saat itu ajua adalah nama anak Salaman Alfarisi, orang nasrani yang akhirnya masuk Islam. Dia mewakafkan lahan kurmanya untuk perjuangan Islam. Untuk mengenang jasa-jasanya itu, akhirnya Rasul menamakan kurma yang dimakannya saat berbuka puasa sebagai kurma ajua. Bahkan, dalam hadist yang lain Beliau sendiri sempat menyatakan, “Rumah yang tidak ada kurmanya seperti rumah yang tidak ada makanan.” Perkataan Rasullah tersebut menunjukan betapa pentingnya khasiat yang dapat diambil dari buah kurma. Sehingga, setiap keluarga mesti menyimpan kurma sebagai penganan wajib dirumahnya. Oleh arena itu, kita seharusnya memakan buah kurma bukan hanya dibulan puasa saja, tapi juga menjadikan kurma makanan sehari-hari. Entah itu dimakan pagi hari sebagaimana yang pernah dianjurkan Nabi diatas atau sebagai makanan ringan ketika sedang santai.

Dengan cara begini, kita tidak hanya mendapatkan kesehatan tubh tpi juga memperoleh pahal karena menjalankan sunnah Rasullah s.a.w. Wallahu’alam bil shawab.

( Majalah Hidayah, MUAZ )

Tahukah Anda ….

  • Satu butir kurma kaya akan energi dalam bentuk hidrat arang (6,1 g), serat, potasium (54,3 mg), dan cukup zat besi.
  • Satu dua butir kurma sudah cukup mengganti energi yang berkurang saat puasa. Berdasarkan Data Primer Penelitian Puasa dan Kesehatan 1994 (Puasa dan Kesehatan, Dr.dr.H. Wahjoetomo), perubahan kadar gula darah sebelum dan saat berpuasa relatif kecil (tidak bermakna)
  • Potasium bermanfaat mengatasi kelelahan otot, juga menurunkan tekanan darah tinggi dan risiko stroke.
  • Seratnya baik untuk mengatasi sembelit.
  • Tekstur serat pada kurma cukup halus, aman untuk lambung sensitif atau radang usus.
  • Kombinasi zat besi dan hidrat arang baik bagi penderita anemia dan lesu kronis.

Keterangan :

  • Autolisis : Proses dimana tubuh mulai mencerna sel-selnya sendiri. Pada proses puasa, yang dicerna adalah sel-sel yang sudah rusak, usang, mati, atau abnormal.
  • Glikogen : Kelebihan zat makanan yang diubah dan disimpan dalam hati sebagai cadangan energi.
  • Glukosa : Bentuk gula sederhana hasil penguraian hidrat arang yang dapat diubah menjadi energi.
  • Asam-asam amino : Senyawa organik hasil penguraian protein yang dapat diubah menjadi energi.
  • Ketone : Senyawa organik hasil metabolisme lemak yang dapat diubah menjadi energi.

Menjadi ibu serba tahu …

Menjadi ibu serba tahu… adalah cita-citaku dulu. Sebelum menikah, aku memang berpikir ideal sekali, kelak jika menjadi ibu… aku ingin seperti ensiklopedia, jika anakku bertanya tentang apa saja, aku bisa menjawabnya. Untuk itu aku rajin membaca untuk menambah wawasan dan pengetahuanku. Aku juga bercita-cita agar anakku menjadikan aku sebagai tempat bertanya karena ibunya ini senantiasa dapat memberikan jawaban terhadap setiap hal yang ingin diketahuinya.

ummu & kakakKetika memiliki anak pertama, aku masih bisa menjalankan rencana-rencana idealku. Sistem pengasuhan anak yang baik yang kubaca dan kupelajari dari buku-buku, dari seminar-seminar ataupun dari ngobrol-ngobrol dengan teman kucoba terapkan. Dengan dibantu satu orang pengasuh, alhamdulillah sejauh itu berjalan dengan baik. Sang pengasuh pun dapat menyesuaikan diri dengan pola asuhanku. Perkembangan putri pertamaku menurutku cukup bagus, umur sepuluh bulan dia sudah bisa mengucapkan beberapa kata dengan jelas (yang menggunakan konsonan seperti k,l,r masih cadel). Dan kata yang paling sering terlontar dari bibir mungilnya adalah “apa itu ?”, diucapkannya dengan sangat jelas.

Aku senantiasa menjawabnya dengan serius… yang kutahu apa yang kukatakan itu akan terekam di memory nya walaupun saat itu mungkin ia belum paham.

Untuk membeli mainan, aku tidak pelit tetapi selektif. Menonton televisi benar-benar kubatasi, bahkan sehari hampir bisa dikatakan tidak menonton. Yang kuanjurkan kepada pengasuhnya adalah bermain. Bila malam menjelang tidur,aku biasa bercerita kepadanya tentang budi pekerti yang diperankan oleh tokoh-tokoh fabel. Dia menyimak cerita yang kukarang sendiri itu dengan serius. Setelah itu baru dia tertidur. Doa-doa pendek yang kami ajarkan kepadanya dapat dihafalkannya. Demikian juga urutan huruf hijaiyah, walaupun dia belum mengenal bentuknya.

Setelah mempunyai anak kedua, perhatianku mulai terbagi. Ketika umur putriku 3 tahun, adiknya lahir. Segala idealisme yang coba kuterapkan mulai berantakan karena kesibukan yang bertambah. Sang kakak mulai merasa kurang diperhatikan, terkadang dia menunjukkan sikap yang kurang terpuji… saat itu dilakukannya, tak jarang aku marah. Tetapi begitu tersadar aku tahu dia hanya mencari perhatianku yang belakangan banyak tertuju kepada adiknya. Ditambah lagi belum ketemu nya pengasuh baru yang cocok dengannya.

Sekarang alhamdulillah, seiring bertambah besar adiknya, kesibukan sudah dapat disiasati dan pengasuh yang cocok, aku mulai bisa berbenah lagi. Aku sudah memiliki waktu khusus untuk mengajarinya membaca, menulis, mewarnai dan menggambar. Dan hal baru yang kami coba ajarkan saat ini adalah bahasa inggris, dimulai dari ucapan-ucapan biasa.

Kini putriku sudah memasuki usia 4 tahun, dan alhamdulillah dia sudah pandai membaca huruf latin dan sudah mengenal seluruh huruf hijaiyyah. Sikap kritis dan berani ada padanya. Kepada siapa saja walaupun baru pertama sekali bertemu, dia tidak segan-segan mengajak ngobrol. Dan bagiku sendiri, dia sekarang teman ngobrol yang menyenangkan, sudah dapat diajak berbicara tentang apa saja. Alhamdulillah… terima kasih Allah.

abi & adekBerbeda dengan adiknya, sudah memasuki usia 14 bulan saat ini kosakata yang bisa diucapkannya adiknya bisa dibilang masih sangat minim. Dia hanya bisa mengucapkan ujung-ujungnya saja, misalnya ummi hanya diucapkannya mmmi, mau diucapkannya mmma. Tetapi sang adik ini jika diinstruksikan sesuatu dia paham, misalnya “pakai sandalnya, dek”, “duduk”, “cuci tangannya”, dll.
Idealisme ku dalam pengasuhan kedua anakku memang berbeda, ketika anak pertama hal itu kupegang kuat-kuat, tetapi ketika anak kedua, inginnya sih tetap kupegang kuat-kuat, tetapi karena keterbatasanku… aku sedikit longgar memegangnya. Apakah karena hal itu perkembangan mereka juga berbeda… aku tidak tahu. Tetapi saat ini… aku akan berusaha semampuku untuk kembali menguatkan ikatan itu. Dengan izin dan pertolongan Allah tentunya. Karena sangat lekat diingatanku, apakah ini pesan atau pernah kubaca dibuku, “Jangan sampai lupa berdoa kepada Allah agar anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholih dan sholihah, karena Allah lah yang Maha berkehendak.”

Ya Allah, berilah kami petunjuk dan bantulah kami dalam mendidik putra-putri kami, Amin.

« Older entries